Skuat MU, 5 Pemain yang Seharusnya Tidak Lagi Bermain untuk Setan Merah

Masih ada pemain di skuat MU yang gagal meski mendapatkan banyak peluang untuk mengubah nasib mereka.

Diterbitkan 16 September 2021, 06:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Tapi, Mata tidak lagi menjadi pemain seperti dulu. Kurangnya kecepatan dan kekuatan pemain asal Spanyol itu lebih terasa sekarang daripada sebelumnya sehingga waktu bermainnya berkurang.

Kedatangan Bruno Fernandes pada Januari 2020 sedikit banyak menghilangkan peluang terbatas yang dimiliki Mata untuk sering menjadi starter. Dengan skuat United semakin kuat dalam serangan musim panas ini, kita tidak mungkin melihat Mata sering bermain.

Perpanjangan kontrak Mata baru-baru ini adalah momen yang membuat para penggemar kesal. Jelas lebih masuk akal untuk membiarkan mantan pemain Chelsea itu pergi dan membantu tagihan upah dengan menghemat 160.000 pound per minggu.

Kemungkinan juga Mata akan memasuki peran staf pelatih cepat atau lambat. Sebab, mantan pemain Valencia itu sudah mulai mengambil kursus kepelatihan.

3. Andreas Pereira

Akademi Manchester United telah menghasilkan beberapa pemain hebat. Andreas Pereira adalah salah satunya. Dia disebut-sebut memiliki masa depan yang cerah di MU, tapi segalanya tidak berjalan seperti yang diharapkan.

Pereira bermain baik dengan tim junior. Tetapi, sejak dipromosikan ke tim senior, penampilannya telah menurun. Dalam lima musim terakhir, gelandang asal Brasil ini telah dipinjamkan ketiga klub berbeda, yaitu Granada, Valencia dan Lazio.

Keberadaan Pereira membuat MU punya stok gelandang yang berlimpah. Setan Merah mencoba untuk menjualnya musim panas ini tetapi tidak terwujud.

Pereira kemudian dipinjamkan ke klub Brasil Flamengo dengan opsi kesepakatan permanen pada 2022.Jika tidak terjadi, MU harus memastikan Pereira dijual ke klub lain untuk kemajuan klub dan pemain.

 

2. Anthony Martial

Ada banyak keriuhan ketika Manchester United atau MU mengontrak Anthony Martial pada 2015 dari AS Monaco. Pemain Prancis ini adalah salah satu talenta paling menjanjikan saat itu dengan beberapa penampilannya gemilang untuk Monaco.

Di bawah manajer MU Louis van Gaal, Martial melakukan debutnya melawan Liverpool. Dia mencetak gol dan menciptakan banyak gebrakan.

Namun, manajer MU berikutnya Jose Mourino merasa Martial lemah secara mental dan malas. Martial kemudian tertawa terbahak-bahak ketika Mourinho dipecat MU pada 2018.

Ole Gunnar Solskjaer kemudian menjadi manajer MU. Di bawah asuhan juru taktik asal Norwegia itu, Martial menemukan performa terbaiknya di musim 2019-20 dengan mencetak gol 23 gol dalam 48 laga untuk Setan Merah.

Musim lalu, Martial kembali mengalami penurunan performa dan hal itu membuat fans United frustrasi. Meski sudah berada di klub selama lebih dari enam tahun, Martial sangat kesulitan dengan konsistensi. Terkadang, pendekatannya disebut-sebut cukup malas dan kurang intensitas.

Dengan persaingan yang sangat tinggi musim ini, jika gagal tampil, Martial harus dijual. MU tidak bisa lagi memberinya kesempatan.

 

1. Phil Jones

Phil Jones mengalami cedera paling menyakitkan dalam karier sepak bolanya Dia direkrut oleh Sir Alex Ferguson pada 2011 setelah bek tengah Inggris itu tampil impresif dengan Blackburn Rovers.

Ferguson menunjukkan banyak kepercayaan pada Jones. Tetapi sejak manajer asal Skotlandia pensiun, bek tengah berusia 29 tahun itu telah berjuang untuk tampil di bawah manajer yang berbeda.

Jones kurang percaya diri dan sering terlihat diganggu oleh lawan. Untuk menambah kesengsaraannya, cedera selalu tetap menjadi masalah.

Sejauh ini, Jones dengan mudah melewatkan lebih dari 150 pertandingan untuk Manchester United atau MU karena cedera. Dia tidak pernah benar-benar bisa bermain konsisten. Setiap kali melakukannya, dia berjuang dengan penampilannya.

Sudah 10 tahun sejak bergabung dengan MU, Jones hanya membuat 224 penampilan. Dia mungkin akan kembali bugar sekarang tetapi tidak mungkin United mampu mempertahankannya.

Pemain Inggris, yang mendapatkan 75.000 pound per minggu, tidak diharapkan memiliki masa depan di Manchester United.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Bogi Triyadi, Achmad Yani YustiawanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan