Pengamat Olahraga Kritisi Setahun Jokowi-Ma'ruf: Bangun Fondasinya Dulu

Setahun pemerintahan Jokowi-Ma'ruf dianggap belum memberi dampak signifikan bagi kemajuan olahraga di Indonesia.

Diterbitkan 20 Oktober 2020, 12:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Tidak Latah Prestasi

Berbagai kejuaraan berjalan dalam rentang setahun pemerintahan Jokowi-Ma'ruf. Dan satu yang paling menarik perhatian publik adalah kesediaan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2020 yang akan digelar tahun depan. Kepastian itu diperoleh pada 24 Oktober 2019, empat hari setelah peresmian Jokowi-Ma'ruf sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia.

Selain itu, SEA Games 2019 yang berlangsung di Filipina, 30 November - 11 Desember 2019). Tim Merah Putih menduduki peringkat keempat dengan 72 medali emas, 84 medali perak, dan 111 medali perunggu. Pencapaian ini meleset dari target yang dibebankan Jokowi, yakni peringkat kedua. 

Joy kembali mengingatkan agar pemerintahan Jokowi-Ma'ruf tidak latah berkutat di jalur prestasi saja. Sebab menurut Joy, untuk bicara prestasi olahraga, Indonesia sudah jauh tertinggal dari negara-negara lain, bahkan di Asia Tenggara sendiri seperti Vietnam, Malaysia, atau Thailand. 

"Prestasi kita raih selama ini kalau menurut saya semu. Belum waktunya kita bicara soal prestasi dulu karena kita terpuruk-terpuruk juga. Kita sudah jauh tertinggal dari negara-negara lain," katanya.  

"Berhenti bicara prestasi, bangun fasilitas umum untuk berkegiatan di luar rumah. Ini tidak pernah dilakukan pemimpin-pemimpin sebelumnya. Kalau grassroot sudah kuat, prestasi akan menyusul dengan sendirinya," ujar Joy mengingatkan.  

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Marco Tampubolon, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan