Tottenham Hotspur Digulung Sheffield 1-3, Jose Mourinho Murka

Kemenangan ini membuat Sheffield menggusur Tottenham Hotspur dari peringkat ke-8 usai mengumpulkan 47 poin. Sementara, Spurs turun satu tingkat ke posisi sembilan dengan 45 poin.

Diterbitkan 03 Juli 2020, 10:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

London - Sheffield United menjamu Tottenham Hotspur di Brammall Lane pada laga pekan ke-32 Liga Inggris, Jumat (3/7/2020) dini hari WIB. The Blades berhasil menang 3-1 The Lilywhites.

Hanya saja, Sheffield mampu tampil efektif dengan berhasil mencetak tiga gol lebih dulu lewat Sander Berge (menit ke-31'), Lys Mousset (69'), dan Oliver McBurnie (84'). Tottenham hanya mampu memperkecil skor lewat Harry Kane pada menit ke-89.

Kemenangan ini membuat Sheffield menggusur Tottenham Hotspur dari peringkat ke-8 usai mengumpulkan 47 poin. Sementara, Spurs turun satu tingkat ke posisi sembilan dengan 45 poin.

Manajer Spurs, Mourinho tak bisa menutupi kekecewaannya, karena peluang Spurs bermain di kompetisi Eropa musim depan kian tipis. Ini mencoreng rekam jejak kariernya sebagai pelatih langganan juara.

Belakangan, semenjang menukangi Tottenham Hotspur, Jose akrab dengan rentetan kekalahan. Selama ini, walau klub asuhannya menuai hasil jelek, ia jarang mengkritik anak-buahnya.

Hal ini di luar kebiasaan, mengingat The Special One dikenal sebagai sosok pelatih yang mulutnya pedas. Namun, seusai laga melawan Sheffield United, Jose agaknya sudah tak tahan lagi. Ia melontarkan kritikan pedas ke Harry Kane dkk.

"Sangat mudah untuk memotivasi diri sendiri karena itu sifat natural saya. Saya pikir motivasi harus motivasi diri yang berhubungan langsung dengan profesionalisme. Jika anak-anak ini tidak peduli dengan hasil dan posisi yang kami selesaikan di akhir musim maka kami akan berada dalam masalah besar di masa depan," kata Jose.

Sang mentor mengkritik kinerja pemainnya, yang jarang membuat peluang emas sekalipun menguasai jalannya laga.

"Kami bermain dengan tim yang sangat ofensif plus Giovani Lo Celso dan Moussa Ndombele jadi pemain lini tengah. Kami harus menciptakan lebih banyak peluang daripada yang kami lakukan. Dan hal itu tak bisa kami lakukan pada babak kedua. Saya harus mengakui bahwa saya kecewa," kata manajer Tottenham Hotspur itu geram.

Saksikan video Tottenham di bawah ini

Insiden VAR

Tottenham sendiri dirugikan dengan pembatalan gol penyama kedudukan 1-1 pada babak pertama.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Harry Kane membobol gawang Henderson memanfaatkan sapuan bola pemain Sheffield yang mengenai Lucas Moura. Namun beberapa saat kemudian gol ini dianulir oleh Video Assistant Referee (VAR). Bola dianggap menyentuh tangan Moura lebih dulu. Keputusan ini terasa aneh karena sang penyerang sayap asal Brasil itu dalam posisi diganjal pemain belakang kubu tuan rumah. Ia tidak dalam posisi sengaja menyentuh bola. "Saya pikir saya tidak bisa mengatakan apa yang saya rasakan. Wasit yang memimpin pertandingan bukan wasit lagi. Pria di lapangan adalah asisten wasit, pria dan wanita dengan bendera sekarang menjadi asisten wasit kedua," ucap Jose Mourinho dengan nada ketus.

Halaman
Show All
Liputan6.com, Adyaksa VidiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan