Ini Fakta-Fakta Penemuan Kombinasi Obat Corona Covid-19 di Indonesia

Tim peneliti Unair Surabaya, Jawa Timur dikabarkan berhasil menemukan kombinasi obat Corona yang dinilai efektif mengatasi Covid-19.

Diperbarui 16 Juni 2020, 15:28 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta- Tim peneliti Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Jawa Timur dikabarkan berhasil menemukan kombinasi obat Corona yang dinilai efektif untuk mengatasi Covid-19.

Temuan obat Corona itu merupakan hasil lima kombinasi regimen obat yang berasal dari obat-obat yang sudah beredar di pasar. Obat itu disebut berpotensi menjadi obat bagi pasien Covid-19.

"Kelima kombinasi obat tersebut adalah loprinavir-ritonavir-azitromisin, lopinavir-ritonavir-doxixiclin, lopinavir-ritonavir-klaritomisin, hidroksiklorokuin-azitromisin dan hidroksiklorokuin-doksisiklin," ujar Rektor Unair Prof Mohammad Nasih, Jumat, 12 Juni 2020.

Dia menjelaskan, penggunaan obat tersebut terjamin keamanannya dan bisa cepat digunakan. Hal itu lantaran obat sudah tersedia dan terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang artinya telah teruji klinis.

Kepala Pusat Penelitian Pengembangan Stem Cell Unair, Dr dr Purwati SpPd K-PTI FINASIM mengatakan, obat untuk pasien Corona Covid-19 itu merupakan kolaborasi antara Unair, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan Badan Intelijen Negara (BIN).

Selain menemukan kombinasi obat yang dinilai efektif untuk mengatasi Covid-19-19, Unair juga berhasil meneliti potensi alternatif pengobatan infeksi SARS-CoV-2 dengan metode stem cell.

Hanya saja, menurut Ketua Pusat Penelitian dan Pengembangan Stem Cell Universitas Airlangga Dr dr Purwati, obat ini belum diperjualbelikan secara bebas.

Berikut fakta-fakta penemuan obat Corona Covid-19 yang dihimpun Liputan6.com:

5 Kombinasi Regimen Obat

Tim peneliti Universitas Airlangga (Unair) Surabaya menemukan perkembangan dalam upaya mempercepat pencegahan Covid-19.

Temuan itu berupa lima kombinasi regimen obat yang berasal dari obat-obat yang sudah beredar di pasar yang berpotensi menjadi obat bagi pasien Covid-19.

"Kelima kombinasi obat tersebut adalah lopinavir-ritonavir-azitromisin, lopinavir-ritonavir-doxixiclin, lopinavir-ritonavir-klaritomisin, hidroksiklorokuin-azitromisin dan hidroksiklorokuin-doksisiklin," kata Rektor Unair Prof Mohammad Nasih, Jumat, 12 Juni 2020.

Penemuan lima kombinasi obat tersebut merupakan komitmen Unair dalam mencari obat dan vaksin. Tidak hanya pembuatan obat baru, tetapi Unair juga mencari obat yang sudah ada.

Obat Terjamin Keamanannya

Menurut Nasih, penggunaan lima kombinasi obat tersebut terjamin keamanannya dan bisa digunakan dengan cepat karena obat sudah ada di pasaran serta telah lulus uji klinis.

Selain itu, kata dia, obat juga telah terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Nasih menuturkan, penemuan kombinasi obat tersebut telah diteliti dengan metode ilmiah dan hati-hati. "Kombinasi obat ini telah dinyatakan memiliki efektifitas untuk mencegah masuknya virus, menghambat replikasi, dan mencegah perkembangbiakan virus," ujar dia.

Halaman
Show All
Liputan6.com, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan