Sukses

Karim Benzema Punya Rahasia Bisa Berumur Panjang di Real Madrid

Liputan6.com, Madrid - Karim Benzema sudah membuat 500 penampilan untuk Real Madrid sebelum musim La Liga terhenti akibat pandemi Corona COVID-19. Saat para pemain sekarang mengambil langkah tentatif pertama kembali ke pelatihan, Benzema bersiap untuk menyelesaikan musim ke-11 di Santiago Bernabéu.

Ini adalah prestasi yang sepertinya tidak pernah mungkin terjadi saat ia berjuang untuk bisa beradaptasi saat kedatangannya ke Real Madrid pada tahun 2009.

Dengan 241 gol dari 501 penampilan untuk Real Madrid, Benzema telah mencatat penampilan yang sangat konsisten. Bahkan, itu bisa dibandingkan dengan rata-rata kariernya sebanyak 322 gol dari 669 pertandingan.

Sekarang usia Benzema 32 tahun, dan sang striker sudah mendekati tahap akhir dari waktunya di klub. Tapi, jika menyimak catatan statistiknya dia pantas dikenang sebagai salah satu pemain hebat sepanjang masa.

Namun, fakta lain berbicara di balik penampilannya yang tidak konsisten. Mantan bintang Real Madrid seperti Raúl, Ivan Zamorano, Ferenc Puskás, Alfredo Di Stéfano, Ronaldo Brasil dan Cristiano Ronaldo lebih dihormati karena prestasi mereka lebih dari Benzema.

2 dari 3 halaman

Bayang-bayang Ronaldo

Gareth Bale dapat merasakan frustrasi yang sama karena kontribusinya. Benzema dan Bale sebagian besar bermain di bawah bayang-bayang Ronaldo selama mereka berada di Santiago Bernabéu. Namun, kepergian Ronaldo tetap tidak mendorong kedua tokoh itu menjadi terkenal di Madrid.

Di sebuah klub yang terbiasa dengan rotasi pemain reguler, Benzema telah melihat tantangan untuk posisinya dengan penampilannya yang konsisten. Selain itu, dia juga menunjukkan sikap yang benar ketika dia tidak disukai.

3 dari 3 halaman

Kekuatan Mental

Kekuatan mental yang telah ditunjukkan Benzema dengan bertahan lebih dari satu dekade di Real Madrid adalah kualitas utama dalam apa yang telah diraihnya sejak kedatangannya dari Lyon.

Dia telah memenangkan 17 penghargaan utama bersama klub, termasuk empat kemenangan Liga Champions. Ini adalah prestasi tersendiri karena bertepatan dengan periode dominasi yang dinikmati oleh Pep Guardiola bersama Barcelona.

Mesut Ozil Tolak Pemotongan Gaji di Arsenal