5 Jebolan Akademi Sepak Bola yang Bertahan dan Jadi Kapten Klub

Ada juga pemain bola jebolan akademi yang setia bersama klubnya hingga akhirnya didaulat menjadi kapten.

Diterbitkan 06 Februari 2020, 05:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Jakarta - Kepindahan pemain dari satu klub ke klub lain adalah kejadian umum dalam sepak bola modern. Meski begitu, ada beberapa pemain bola yang tetap setia dengan klub asalnya.

Jarang di era sepak bola modern seperti sekarang ada pemain yang memiliki loyalitas tinggi. Uang kerap menjadi faktor beberapa pemain harus hengkang ke klub lain.

Akan tetapi, uang ternyata bisa dikalahkan oleh kecintaan si pemain terhadap suatu klub. Bahkan ada pemain yang bertahan sejak menimba ilmu di akademi hingga masuk ke tim utama klub.

Beberapa pemain tersebut justru tetap bertahan hingga didapuk menjadi kapten timnya. Ada yang bertahan hingga pensiun, tapi ada pula yang harus pindah karena usia.

Siapa saja pemain tersebut? Berikut ini Bola.com merangkumnya dari berbagai sumber, 5 pemain bola jebolan akademi yang bertahan hingga jadi kapten di klub.

 

Paolo Maldini

Paolo Maldini menghabiskan seluruh karier sebagai pemain bersama AC Milan. Maldini sudah sejak kecil menimba ilmu di akademi AC Milan atau yang biasa dikenal dengan Primavera pada 1978.

Maldini mulai bermain bersama skuat utama AC Milan sejak Juli 1985 hingga 2009. Bersama I Rossoneri, dia memainkan 902 laga dan mencetak 33 gol.

Dia mengakhiri kariernya dengan 23 gelar, lima di antaranya Liga Champions yang membuatnya sangat disegani pemain dan Milanisti di seluruh dunia.

Francesco Totti

Seperi halnya Paolo Maldini, Francesco Totti juga menghabiskan karier bersama satu klub. Sepanjang berkarier menjadi pemain Totti hanya memperkuat AS Roma.

Totti merupakan pemain akademi Giallorossi sejak 1989 hingga Januari 1993. Setelah itu ia memperkuat tim senior hingga menjadi kapten klub sampai pensiun pada 2017.

Totti tak memberikan banyak gelar seperti Maldini. Namun, dia tetap saja menjadi satu di antara pemain yang paling dihormati.

Dia dianggap istimewa berkat kesetiaannya bersama AS Roma. Padahal, Totti hanya mempersembahkan lima trofi untuk AS Roma.

Totti sejatinya bisa dengan mudah pergi ke klub lain yang berpotensi meraih banyak gelar. Namun dia malah memilih tetap bertahan dengan cinta.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Gary Neville merupakan pemain jebolan akademi Manchester United pada Juli 1994. Setelah tiga tahun menimba ilmu, Neville kemudian masuk skuat utama Manchester United hingga menjadi kapten klub. Pria berkebangsaan Inggris itu memutuskan pensiun pada Februari 2011. Selama memperkuat Setan Merah, pemain yang berposisi sebagai bek itu mencatatkan 599 penampilan dengan total menit bermain sebanyak 49.806.

Halaman
Show All
Faozan Tri Nugroho, Yus Mei SawitriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan