5 Jebolan Akademi Sepak Bola yang Bertahan dan Jadi Kapten Klub

Ada juga pemain bola jebolan akademi yang setia bersama klubnya hingga akhirnya didaulat menjadi kapten.

Diterbitkan 06 Februari 2020, 05:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Gary Neville

Gary Neville merupakan pemain jebolan akademi Manchester United pada Juli 1994. Setelah tiga tahun menimba ilmu, Neville kemudian masuk skuat utama Manchester United hingga menjadi kapten klub.

Pria berkebangsaan Inggris itu memutuskan pensiun pada Februari 2011. Selama memperkuat Setan Merah, pemain yang berposisi sebagai bek itu mencatatkan 599 penampilan dengan total menit bermain sebanyak 49.806.

Iker Casillas

Iker Casillas menimba ilmu di akademi Real Madrid sejak 1990. Perlahan tapi pasti Casillas masuk ke skuat Real Madrid kelompok umur hingga tim utama.

Bahkan, Casillas sampai didapuk menjadi kapten meski posisinya penjaga gawang. Namun, berbeda dengan cerita ketiga pemain di atas, Casillas tak mengakhiri karier bersama Real Madrid.

Pihak El Real memutuskan untuk melepasnya pada 2015. Casillas kemudian bergabung dengan klub Portugal, FC Porto.

Lionel Messi

Lionel Messi belum menyelesaikan kariernya sebagai pemain. Hingga kini, pemain berjuluk La Pulga itu masih aktif sebagai pemain Barcelona.

Lionel Messi menjadi satu di antara pemain terbaik dari jebolan La Masia. Bersama Barcelona, Messi sudah mencatatkan 711 penampilan dengan mengemas 622 gol.

Tak hanya itu, Messi berhasil mempersembahkan 34 trofi untuk klub yang bermarkas di Camp Nou itu. Raihan tersebut tentunya masih bisa bertambah karena Messi belum memutuskan pensiun.

Performa apiknya membuat ia didapuk menjadi kapten tim setelah Andreas Iniesta dan Xavi Hernandez pergi.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Faozan Tri Nugroho, Yus Mei SawitriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan