6 Alasan Odion Ighalo Bisa Sukses di MU

Odion Ighalo didatangkan MU di detik-detik akhir jelang penutupan bursa transfer musim dingin dari klub Liga Tiongkok, Shanghai Shenhua.

Diterbitkan 04 Februari 2020, 13:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

United bermain dengan tiga bek tengah akhir-akhir ini. Formasi yang cocok untuk bermain dengan dua striker dalam formasi 3-4-1-2.

Martial terlihat sangat bagus bermain dengan Marcus Rashford di sisinya. Menempatkan Ighalo seharusnya bisa membantu pemain asal Prancis itu.

Hanya Dibebani Target Jangka Pendek

Ada sedikit atau tidak ada risiko sama sekali untuk Manchester United saat merekrut Ighalo. Biaya peminjamannya kecil dan sang bisa diplot sebagai solusi jangka pendek.

Ini adalah solusi yang lebih baik daripada menebus Josh King dengan kesepakatan permanen, dan kemudian terlalu fokus dengannya.

United bisa melepas Ighalo di musim panas dan menargetkan opsi jangka panjang, seperti Maxi Gomez atau Moussa Dembele.

Dengan Ighalo, klub sudah mendatangkan seorang striker, yang bisa mereka pulangkan pada bulan Mei.

Rekor Produktivitas yang Lumayan

Catatan gol Ighalo cukup terhormat jika tidak produktif. Dia telah mencetak gol di mana pun dia bermain.

Di China jelas angkanya meningkat, 36 gol dalam 55 pertandingan untuk Changchun Yatai, dan 10 dalam 19 pertandingan untuk Shanghai Shenhua.

Untuk Watford ia mencetak 40 gol dalam 100 pertandingan. Sementara itu, ia juga membuat 11 assist.

Di Spanyol, catatan 21 gol dari 103 tidak begitu bagus untuk Granada. Sementara 9 gol dari 20 penampilan untuk Lyn di Norwegia lebih terhormat.

Di level internasional, Ighalo mencetak 16 gol dari 35 pertandingan untuk Nigeria, termasuk 5 di turnamen Piala Afrika musim panas lalu.

Jika mampu mencetak beberapa gol untuk United sampai akhir musim, Ighalo bisa membuat perbedaan untuk mencapai empat besar, atau bahkan memenangkan trofi.

Bermain di Klub Impian

Wartawan BBC John Bennett memposting foto Ighalo mengenakan jersey Manchester United ketika masih kecil.

The Telegraph melaporkan bahwa Ighalo pernah mengidolakan Dwight Yorke dan Andy Cole. sementara Fabrizio Romano melaporkan ia menolak Tottenham untuk United.

Sebagai penggemar United, Ighalo pasti bertekad untuk membuat kepindahannya ini sukses, dan menikmati setiap momennya.

Jika hasratnya bisa muncul dalam penampilannya, Ighalo bisa menjadi pemain favorit penggemar selama berada di Old Trafford.

 

Sumber: United in Focus

Disadur dari: Bola.net (Aga Deta, Published 3/2/2020)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Liputan6.com, Bogi Triyadi, Ario YosiaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan