4 Fakta Menarik Emas dari Timnas Polo Air Indonesia: Hentikan Dominasi Singapura di SEA Games

Timnas Polo Air Putra Indonesia merebut emas perdana pada SEA Games 2019. Prestasi itu menghentikan dominasi Singapura yang telah berlangsung selama lebih dari 50 tahun.

Diterbitkan 30 November 2019, 08:49 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Marilah kita dukung mereka, terutama di media sosial. Mudah memberikan kritik dan melempar komentar. Sekarang, marilah kita berbangga kepada mereka. Anak-anak telah berjuang sekuat tenaga, tak pernah menyerah. Setelah SEA Games, mereka akan belajar, kami akan belajar, kami akan berlatih lebih giat lagi," tulisnya lagi memungkasi.

Indonesia Selalu Menyulitkan

Singapura memang berhasil meraih emas pada SEA Games 2017 Malaysia. Akan tetapi, Indonesia nyaris menyudahi kedigdayaan Singapura saat itu.

Di luar dugaan, Indonesia mampu menahan imbang 4-4. Media-media Singapura seketika menyoroti kinerja Timnas Polo Air Singapura.

Pada SEA Games 2019, Indonesia akhirnya benar-benar menjadi mimpi buruk buat Singapura. Selain menghentikan hegemoni emas Singapura, Indonesia juga memberikan kekalahan perdana buat mereka.

Kegagalan Perdana Singapura Meraih Emas Sejak 1965

Singapura sangat digdaya di SEA Games. Negara maju Asia Tenggara itu selalu meraih emas sejak pertama kali ikut serta tahun 1965 silam.

Dari tiga pertandingan, Singapura meraih satu kemenangan, satu imbang, dan satu kekalahan yang diberikan Indonesia. Singapura masih menyisakan satu laga lagi kontra Thailand.

Akan tetapi, maksimal mereka hanya akan meraih medali perak saja. Itu pun berat karena Filipina diprediksi akan mengalahkan Malaysia dengan mudah.

 

Emas Perdana Indonesia Sejak SEA Games 1977

Kemenangan atas Singapura dan Malaysia juga menjadi kado terbaik buat kontingen Timnas Polo Air Indonesia. Hasil imbang Singapura atas Filipina sekaligus berbuah medali emas buat Indonesia.

Itu merupakan emas perdana Indonesia di cabor polo air sejak pertama kali mengikuti SEA Games pada 1977 silam. Pada edisi 2017 di Malaysia, Indonesia meraih medali perak.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Gregah Nurikhsani, Defri Saefullah, Wiwig PrayugiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan