Gunakan VAR, Simak 10 Aturan Baru Liga Inggris 2019-2020

Kompetisi Liga Inggris 2019-2020 akan mulai bergulir pada Sabtu (10/8/2019) dini hari WIB, di mana laga pembuka Liverpool menjamu Norwich City.

Diterbitkan 09 Agustus 2019, 19:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

FA, operator Liga Premier Inggris dan EFL Championship (kasta kedua), sepakat memberikan libur bagi pemain di tengah musim. Setiap klub mendapat jatah istirahat selama dua pekan pada Februari 2020.

Langkah ini akan memberi keuntungan bagi tim yang bermain di Liga Champions dan Liga Eropa. Sebelumnya, Liga Inggris tak mengenal libur ini, bahkan tetap berkompetisi saat libur natal dan tahun baru.

6. Tambahan Rekor Head to Head

Liga Inggris akan menambah aturan head to head untuk menentukan tim juara atau yang lolos dari zona degradasi. Sebelumnya, operator hanya menerapkan aturan selisih gol, jumlah gol, dan playoff bila ada lebih dari satu tim yang mengumpulkan poin sama di akhir musim. Dengan demikian, penentuan klasemen Liga Inggris musim ini ialah selisih gol, jumlah gol, head-to-head (agregat gol tandang), dan play-off.

7. Drop Ball

Drop ball adalah istilah ketika wasit menaruh bola setelah menghentikan permainan. Dalam aturan baru bola yang ditaruh wasit akan diberikan ke pemain yang terakhir menyentuh bola. Semua pemain, kecuali yang akan mendapat bola, harus berdiri setidaknya sejauh empat meter dari bola yang akan dijatuhkan oleh wasit. Jika permainan dihentikan di area kotak penalti, bola akan dijatuhkan ke kiper.

8. Aturan Penalti

Dalam aturan baru penalti, kiper harus menempatkan satu kakinya di garis gawang. Begitu juga ketika melompat harus sejalan dengan garis gawang.

Kiper tidak diperbolehkan berdiri di belakang garis. Selain itu, pemain yang mengalami cedera saat ingin mengeksekusi penalti mendapat kesempatan untuk perawatan.

Tendangan Bebas

9. Tendangan Bebas

Pemain lawan tidak boleh mengganggu atau memasuki pagar betis yang dibangun oleh tim lainnya. Selain itu, pemain lawan juga harus menjaga jarak sejauh satu meter dari pagar betis. Hal ini akan memudahkan kiper. Bila melanggar, wasit akan memberikan tendangan bebas tidak langsung.

10. Sentuhan Tangan (handball)

Wasit akan menganulir gol yang tercipta lewat sentuhan tangan (handball). Dalam kondisi apapun, sengaja atau tidak sengaja, gol tersebut dianggap tidak sah. Di sisi lain, handball tidak berlaku bila bola telah memantul atau mengenai tubuh siapa pun sebelum mengenai tangan.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Windi Wicaksono, Achmad Yani YustiawanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan