Liputan6.com, Jakarta:Hingga kini, belum ada perkembangan lebih lanjut mengenai kasus peledakan Bus Koantas Bima. Sementara, keterangan yang ada belum mengarah kepada ciri-ciri pelaku. Sampai Jumat (1/9), pihak kepolisian masih sibuk mengidentifikasi sejumlah kendaraan yang diparkir di tempat kejadian perkara, beberapa saat sebelum terjadi ledakan.
Polisi juga sedang mengumpulkan informasi dari para saksi kasus peledakan bus T 59 jurusan Lebak Bulus-Kampung Rambutan itu. Sejumlah saksi mata membenarkan adanya mobil yang diparkir di lokasi ledakan sebelum kejadian.
Kasus ledakan bus Koantas itu terjadi pada Rabu (30/8), tepat 11 jam sebelum sidang kasus Haji Muhammad Soeharto dimulai. Lokasi ledakan persis 500 meter dari Gedung Departemen Pertanian dan Kehutanan, tempat sidang mantan Presiden Soeharto digelar.
Ledakan akibat dua petasan ukuran besar di kolong dan dalam bus itu merusakkan semua kursi dan kaca bus, merontokkan sebagian atap dan pintu bus, serta pintu besi (rolling door) bengkel Mitra Karya di Jalam Margasatwa No. 9, Ragunan, Jaksel, yang berjarak 15 meter dari bus.(TNA/Frans Pambudi dan Jammiko Toro)
Polisi juga sedang mengumpulkan informasi dari para saksi kasus peledakan bus T 59 jurusan Lebak Bulus-Kampung Rambutan itu. Sejumlah saksi mata membenarkan adanya mobil yang diparkir di lokasi ledakan sebelum kejadian.
Kasus ledakan bus Koantas itu terjadi pada Rabu (30/8), tepat 11 jam sebelum sidang kasus Haji Muhammad Soeharto dimulai. Lokasi ledakan persis 500 meter dari Gedung Departemen Pertanian dan Kehutanan, tempat sidang mantan Presiden Soeharto digelar.
Ledakan akibat dua petasan ukuran besar di kolong dan dalam bus itu merusakkan semua kursi dan kaca bus, merontokkan sebagian atap dan pintu bus, serta pintu besi (rolling door) bengkel Mitra Karya di Jalam Margasatwa No. 9, Ragunan, Jaksel, yang berjarak 15 meter dari bus.(TNA/Frans Pambudi dan Jammiko Toro)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5696736/original/013814600_1778574800-cek_fakta_cpns_kemenhub.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5488956/original/064020100_1769771942-pppk_bgn_-_klaim.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289290/original/023754000_1783397828-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-07T111624.224.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289169/original/028294300_1783394455-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-07T102043.787.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290283/original/065124300_1783447708-063_2285092809.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290319/original/093820900_1783458944-063_2285110228.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9255377/original/086914700_1783150367-diaz.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290273/original/087493600_1783443068-000_B9JE88E.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290280/original/032335300_1783446810-063_2285091355.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9244197/original/033744500_1783137218-col3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289073/original/046291600_1783391105-bel6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262484/original/068324800_1781816932-AP26169744189345-Swiss.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260848/original/087679100_1781665562-063_2281975452.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9238313/original/043635800_1783129470-mes4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5476394/original/056758700_1768741971-trump.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8293308/original/041888100_1782155517-AP26173640031261.jpg)