Gol-gol mereka juga lahir dari pemain-pemain yang berbeda. Mario Mandzukic, Ivan Perisic, Ivan Rakitic, Andrej Kramaric, termasuk Modric bergantian menyumbang gol demi gol untuk kejayaan Vatreni.
Itu bisa jadi bukti, bahwa Kroasia punya kelektivitas permainan dan individu berbahaya yang merata. Satu hal yang jarang dimiliki tim-tim lainnya.
Peran Modric
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2259742/original/046020000_1529984270-20180626AP_Penalti_Piala_Dunia_2018_05.jpg)
Modric, sebagai "koki" di lapangan tengah, begitu aktif mengatur irama permainan Kroasia, sekaligus mengalirkan bola, menjamin serangan-serangan Vatreni tetap menggeliat. Tapi, tentu, dia tak sendiri.
Di sisi kanan-kirinya, ada duo Ivan (Perisic dan Rakitic), serta Ante Rebic atau Mateo Kovacic yang tak kalah menggeliatnya. Mereka inilah yang membuat dua penyerang Mario Mandzukic dan Andrej Kramaric jadi lebih berbahaya.
Sementara di lini pertahanan, duet Damagoj Vida dan Dejan Lovren menjadi palang-pintu yang sulit ditembus lawan. Permainan keduanya taktis, lugas, dan tanpa kompromi. Jika keduanya tak fit, Kroasia masih punya duet tangguh lainnya di lini pertahanan: Vedran Corluka dan Duje Caleta Car.
"Saya katakan, saya tidak bisa mengajarkan pemain-pemain ini bermain sepak bola. Mereka sudah memainkannya dengan fantastis," ujar pelatih Kroasia, Zlatko Dalic. "Saya hanya bertanggung jawab untuk hal yang lain."
Balas Dendam
Ini jelas akan jadi modal besar mereka di laga final lawan Prancis. Jika Kroasia bisa tampil konsisten, bukan tak mungkin mereka tampil jadi juara sekaligus menghidupkan kembali "siklus 20 tahun" tadi.
Dan, Dalic punya trik sendiri untuk menjamin "siklus 20 tahun" ini tetap terjaga. Jelang final lawan Prancis, pria berusia 51 tahun itu memantik rasa patriotisme Modric dan kawan-kawan menyebut laga final itu sebagai ajang pembalasan dendam.
Maklum, dalam perjalanan mejaga "siklus 20 tahunan" di tahun 1998, Prancis menyungkurkan Kroasia di semifinal. Ketika itu, Kroasia yang diperkuat generasi emas layaknya Zvonimir Boban, Slaven Bilic, Robert Jarni, Robert Prosinecki, serta Davor Suker, ditekuk 1-2 lewat dua gol dari bek Prancis, Lilian Thuram. Prancis berjaya, salah satunya karena berlaku sebagai tuan rumah.
Â
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2277014/original/030272000_1531352182-Inggris_Vs_Kroasia_01.jpg)
Dan, Minggu (15/7) di Luzhniki, kata Dalic, adalah kesempatan mereka untuk membalas kekalahan itu. Dalic menyebut, yang perlu mereka lakukan saat ini adalah tetap fokus dan bersiap maksimal untuk laga puncak itu.
"Tentu, semua orang di Kroasia selalu mengingat Lilian Thuram dan skor 2-1 itu. Hal itu telah menjadi pembicaraan pendukung kami dalam 20 tahun terakhir. Sekaranglah kesempatan kami untuk menuntaskannya," ujar Dalic, yang mengaku ketika itu hadir di Prancis sebagai suporter.
Saksikan video pilihan di bawah ini:
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259592/original/057928600_1781507421-guru_sekolah_rakyat_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302904/original/046159000_1784611502-Dr.Watermark_1784608315019.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256352/original/040260500_1781154176-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-11T120248.984.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5178089/original/060696700_1743292394-mudik_gratis_kemenhub.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2278098/original/040046500_1531395146-180712_Final_Piala_Dunia_2018_banner.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303337/original/087011100_1784626958-063_2286813749.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302533/original/039508800_1784583892-spanyol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295937/original/029239400_1783995735-000_A6DQ92Z.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260740/original/033303400_1781654609-063_2281951293.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302475/original/037155000_1784555150-Argentina_s_Lionel_Messi__from_right__Rodrigo_De_Paul__Nicolas_Otamendi_and_Leandro_Paredes.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301812/original/034405000_1784520388-000_C2LJ6NA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301606/original/080786700_1784502167-063_2286810313.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302243/original/013845100_1784537891-063_2286809086.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303196/original/048589700_1784621624-spain_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302438/original/014858100_1784549563-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302533/original/039508800_1784583892-spanyol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295937/original/029239400_1783995735-000_A6DQ92Z.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302475/original/037155000_1784555150-Argentina_s_Lionel_Messi__from_right__Rodrigo_De_Paul__Nicolas_Otamendi_and_Leandro_Paredes.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5431194/original/068501900_1764730258-piala_dunia_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301812/original/034405000_1784520388-000_C2LJ6NA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301606/original/080786700_1784502167-063_2286810313.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302243/original/013845100_1784537891-063_2286809086.jpg)