5 Pemain yang Meredup Usai Meninggalkan Serie A

Sebelumnya, mereka merupakan bintang Liga Italia Serie A.

Diterbitkan 10 Februari 2017, 18:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Alexandre Pato

3. Alexandre Pato

Pemain berikutnya yang mengalami nasib serupa adalah Alexandre Pato. Sempat digadang-gadang bakal menjadi bintang masa depan AC Milan, Si Bebek--julukan Pato--nyatanya memilih pulang kampung ke Brazil, dan bergabung dengan Corinthians pada musim dingin 2013.

Selama lima tahun membela I Rossoneri (2007-2012), Pato cukup disegani di Serie A. Ketenangannya dalam menggiring bola dan penyelesaian akhirnya yang tenang membuat kiper lawan waswas tiap kali berhadapan dengannya. Selama masa itu, ia menyumbangkan 63 gol dan 18 assist dalam 150 pertandingan.

Sejatinya, karier Pato tak lantas meredup ketika ia memutuskan kembali ke kampung halamannya. Beberapa kali ia juga sempat pindah klub, antara lain ke Sao Paolo dan Internacional. Namun, bermain di Liga Brazil tentu bukan barometer utama seorang pemain dapat mencapai puncak kariernya.

Ia pun selanjutnya kembali ke Eropa, dan bergabung bersama Villareal pada musim panas 2016 dan mencetak enam gol dan empat assist di semua ajang yang diikuti The Yellow Submarine. Namun, baru setengah musim bermain di Spanyol, ia sudah hijrah ke Tiongkok, bergabung dengan Tianjin Quanjian.

Ezequiel Lavezzi

4. Ezequiel Lavezzi

Ezequiel Lavezzi pernah bermain untuk Napoli di rentang waktu 2007 hingga 2012. Selama di Naples, pemain timnas Argentina itu bermain gemilang dan menjadi salah satu bintang paling bersinar kala itu.

Tercatat, selama lima tahun membela Napoli, ia menyumbangkan 48 gol dan 60 assist dari 188 pertandingan.

Kecemerlangan Lavezzi pun membuat raksasa Perancis, Paris Saint-Germain kepincut dan memboyongnya seharga 29 juta euro pada musim panas 2012.

Namun, secara perlahan, nama Lavezzi meredup dan akhirnya pada Februari 2017 ia hijrah ke Tiongkok, dan bergabung bersama Hebei China Fortune dengan harga yang merosot menjadi 5,5 juta euro.

Alvaro Morata

5. Alvaro Morata

Pemain terakhir yang keluar dari Serie A dan mengalami nasib yang kurang beruntung adalah Alvaro Morata. Selama di Juventus, ia tercatat mencetak 27 gol dari 93 pertandingan.

Setelah dua musim sukses menjadi penyerang nomor satu Juventus, Morata memilih kembali ke klub asalnya, Real Madrid. Ia dibeli kembali oleh Madrid seharga 30 juta euro pada musim panas tahun lalu.

Namun sayang, apa yang terjadi justru tak sesuai harapan. Walaupun cukup sering dimainkan, tetapi ia jarang diturunkan sebagai starter.

Morata juga terbilang jarang mencetak gol. Ia tercatat baru membukukukan 10 gol dari 24 pertandingan di semua kompetisi yang diikuti Madrid, kalah jauh di bawah Christiano Ronaldo yang sudah mengemas 20 gol musim ini.

Kabar terakhir, pemain berusia 24 tahun itu pun menyatakan ingin pergi dari Madrid dan bergabung dengan Chelsea. (Abul Muamar)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Windi WicaksonoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan