6 Pemain Muda yang Bersinar di Piala Eropa 2016

Sinar mereka mampu memukai para pecinta sepak bola selama Piala Eropa 2016

Diterbitkan 10 Juli 2016, 19:25 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Josua Kimmich

3. Josua Kimmich (Jerman)

Setelah Phillip Lahm pensiun, Jerman punya pekerjaan rumah mencari pemain yang sepadan untuk mengisi pos bek kanan. Dan pekerjaan rumah itu kini sepertinya telah selesai dengan kehadiran Josua Kimmich.

Uniknya, Kimmich sama seperti Lahm yang merupakan pemain Bayern Muenchen. Kimmich menjadi pilihan utama Joachim Loew untuk Piala Eropa 2016. Menggantikan Benedikt Howedes yang sebelumnya menjadi pilihan utama.

Tak hanya soal bertahan, Kimmich juga memiliki kemampuan mumpuni dalam hal membantu serangan dari sisi kanan. Tusukan-tusukan Kimmich kerap merepotkan lini pertahanan lawan.

Raphael Guerreiro

4. Raphael Guerreiro (Portugal)

Selain Renato Sanches, pemain muda yang bersinar di Portugal di Piala Eropa 2016 adalah Raphael Guerreiro.

Bukti kualitas Guerreiro sudah terlihat sebelum Piala Eropa 2016 dimulai. Bek berusia 22 tahun ini sudah menjadi incaran Liverpool dan Arsenal. Namun Guerreiro akhirnya berlabuh di Borussia Dortmund.

Berposisi di bek kiri tidak menghalangi Guerreiro untuk mengancam gawang lawan. Terbukti, statistik mencatat Guerrerio merupakan pemain yang mengoleksi rataan kesempatan mencetak gol paling tinggi dibanding pemain Portugal lainnya.

Adam Nagy


5. Adam Nagy (Hungaria)

Hungaria menjadi salah satu tim kejutan di Piala Eropa 2016. Itu tidak terlepas dari andil gelandang muda, Adam Nagy.

Meski terdengar asing, kemampuan Nagy sebagai gelandang tidak boleh disepelekan. Buktinya, di usia yang masih 20 tahun, Nagy sudah menjadi andalan di lini tengah Hungaria.

Penampilan maksimal Nagy di Piala Eropa 2016 salah satunya terlihat di partai melawan Austria di fase grup. Berkat kerja kerasnya di lini tengah, Hungaria menang 2-0.

Julian Draxler

6. Julian Draxler (Jerman)

Jerman tidak pernah kehabisan memproduksi bintang-bintang muda kelas wahid. Kehadiran Julian Draxler adalah salah satu buktinya.

Sudah masuk timnas Jerman sejak Piala Dunia 2014, Draxler benar-benar bersinar pada Piala Eropa 2016. Absennya Marco Reus membuat gelandang Wolfsburg ini jadi andalan di sisi kiri.

Di antara partai Piala Eropa 2016 yang dilakoninya, partai melawan Slovakia menjadi salah satu yang monumental bagi Draxler. Pasalnya, di partai ini Draxler menyumbang satu gol dan satu assist dalam kemenangan 3-0 Jerman atas Slovakia.

Aksi brilian di Piala Eropa 2016 pun membuat pemain berusia 22 tahun ini semakin menjadi incaran klub-klub besar Eropa. Kabarnya, Arsenal sudah mengantri untuk memburu tanda tangan mantan pemain Schalke 04 tersebut.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Luthfie Febrianto, Achmad Yani YustiawanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan