Liputan6.com, Turnamen Piala Kemerdekaan bentukan Tim Transisi Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) ibarat peribahasa panggang jauh dari api.
Sejak digulirkan pada 15 Agustus, turnamen yang menjanjikan tata kelola lebih baik ternyata masih jauh dari harapan. Baru bergulir lima hari, mulai timbul banyak masalah dalam turnamen ini.
Masalah mulai muncul di dalam lapangan. Hanya selang sehari, insiden pemukulan terhadap wasit menjadi pemandangan di dalam lapangan. Pertama, ketika pemain Persekap Pasuran menendang wasit di laga kontra Persebo Bondowoso. Insiden serupa juga terjadi di Solo. Pelatih Persis, Aris Budi menanduk asisten wasit ketika menghadapi Persinga Ngawi.
"Saya benar-benar emosi melihat kepemimpinan wasit sehingga menanduknya," ucap Aris Budi, pelatih 39 tahun itu ketika dihubungi Liputan6.com Aris juga menilai, pengadil seharusnya bukan dari Jawa Tengah atau Jawa Timur.
"Wasitnya ternyata berasal dari Jawa Timur. Harusnya, wasit berasal dari tempat netral seperti dari Jawa Barat," ujarnya. Hingga sekarang, kendati Tim Transisi menyatakan pihaknya memiliki Komisi Disiplin, mereka belum juga bersidang untuk memutuskan perkara tindak kekerasan terhadap wasit.

Belum kelar urusan tindak kekerasan di lapangan. Muncul masalah baru menyangkut kesejahteraan pemain selama mengikuti perhelatan Piala Kemerdekaan. Sampai sekarang, Tim Transisi tidak pernah memberikan keterangan siapa sponsor perhelatan yang digagas Menpora Imam Nahrawi ini.
Bahkan yang mengejutkan, janji akan memberikan match fee, sampai pertandingan ketiga, pihak promotor maupun Tim Transisi belum juga mencairkan uang pertandingan. Manajer Mojokerto Putra, Hendro Ismiarso mengakui, masalah ini memiliki andi bagi kondisi psikis pemain. Terlebih, masalah transportasi ikut menambah persoalan selama menjalani perhelatan ini.
"Terutama saat perjalanan kami menuju stadion, anak-anak harus rela naik angkutan umum lantaran tidak ada bus dari panitia yang tidak menjemput," keluh Hendro pada wartawan.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288313/original/005703000_1783311841-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-06T103916.100.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3835760/original/050425800_1640739830-IMG-20211228-WA0174.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5344257/original/055252700_1757482470-WhatsApp_Image_2025-09-10_at_11.23.02.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287484/original/056615100_1783229292-bansos_pkh_bpnt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/958078/original/019225300_1439825726-madiun2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288177/original/067177000_1783307508-000_B9C82QK-Inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288136/original/097177200_1783304121-000_B9BW9YM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8359730/original/054220900_1782235074-063_2282965616.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288067/original/059957100_1783296963-000_B9BZ2NC-Neymar.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288146/original/094182100_1783304694-000_B9C8442.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287270/original/053254800_1783206565-000_B9AD2FJ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929993/original/037609900_1782959933-bos5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288110/original/010324800_1783301575-000_B9BY9L6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4752959/original/094993100_1708917074-AP24056660079487.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8869224/original/026288600_1782930974-ko8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288050/original/077739700_1783289115-000_B9BX7KA-Haaland.jpg)