6 Resep Sukses Barcelona Menjuarai La Liga 2014-15

Barcelona memastikan gelar La Liga setelah mengalahkan Atletico Madrid dengan skor 1-0 di Vicente Calderon, dini hari tadi.

Diterbitkan 18 Mei 2015, 15:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

3

Memanfaatkan Set-Piece

Musim lalu, Barcelona sangat kesulitan mencetak gol dari tendangan sudut atau tendangan bebas. Setiap mendapat set-piece, Los Blaugrana tidak pernah terlihat bakal mencetak gol. Pelatih mereka musim lalu, Tata Martino berdalih, Barcelona tidak bisa mencetak gol karena para pemainnya bertubuh kurcaci.

Nah, di bawah asuhan Luis Enrique, persepsi Martino salah besar. Dengan pemain bertubuh kurcaci, Barcelona telah mencetak 15 gol sundulan dari situasi set-piece. Bek Los Blaugrana, Gerard Pique sudah mencetak 7 gol dari situasi set-piece.

Bahkan, Messi yang berpostur 169 cm berhasil mencetak gol dengan sundulan ketika Barcelona menang 2-0 atas Eibar, 15 Maret lalu.

4

Clean Sheets

Barcelona telah mencetak 108 gol di La Liga. Selain handal dalam menjebol gawang lawan, Los Blaugrana juga kokoh di lini pertahanan. Buktinya, mereka telah mencatatkan 19 clean sheets.

Kiper Barcelona, Claudio Bravo adalah pemain penting dalam pertahanan tim asal Katalan tersebut. Dia sempat mencatatkan clean sheets dalam 725 menit.

Selain itu, Barcelona punya dua bek tangguh di lini pertahanan, yakni Jeremy Mathieu dan Gerard Pique. Keberadaan keduanya membuat pertahanan Barcelona semakin kokoh.

5

Pembelian Sukses

Ada 4 pembelian sukses Barcelona pada musim ini, yakni Claudio Bravo, Ivan Rakitic, Luis Suarez dan Jeremy Mathieu. Sebagai seorang kiper, Bravo mencatatkan 23 clean sheets sepanjang musim ini. Bahkan, dia mencatatkan clean sheets dalam 725 menit di awal musim ini.

Rakitic bermain sangat bagus untuk menggantikan peran Xavi Hernandez yang sudah dimakan usia. Gelandang asal Kroasia itu telah menciptakan 33 peluang mematikan, 7 diantaranya menghasilkan gol. Akurasi umpan mantan pemain Sevilla itu pun sangat besar, yakni 91 persen.

Sementara Mathieu sangat kokoh di lini pertahanan Los Blaugrana. Sepanjang musim ini, dia mencatatkan 31 tekel sukses, 68 intersep, 81 clearances dan 10 blok.

Sedangkan Suarez sangat sempurna untuk berkolaborasi dengan Messi dan Neymar. Striker asal Uruguay tersebut telah mencetak 16 gol dan 14 assists di La Liga.

6

Gaya Baru yang Konsisten

Pada 8 pertandingan pertama di La Liga, Barcelona selalu memenangkan pertandingan. Namun, kinerja permainan Los Blaugrana tidak meyakinkan meskipun mempunyai pemain dengan kualitias individu di atas rata-rata.

Contoh yang bisa dibuktikan adalah kekalahan 0-1 dari Espanyol, pada Desember 2014. Padahal, Lionel Messi dan kawan-kawan mendominasi permainan dengan menggempur pertahanan Espanyol selama 90 menit. Barcelona masih sangat berpengaruh dengan gaya Tiki-Taka yang diperkenalkan oleh Pep Guardiola sejak tahun 2008.

Namun, pada Januari 2015, Luis Enrique melakukan perubahan gaya permaianan. Dia memutuskan untuk memperkuat permainan di lini tengah. Perbedaannya sangat halus tapi bisa membuat permainan Barcelona lebih efektif dari tahun-tahun sebelumnya.

Baca juga:

Cuci Gudang, 11 Pemain Ini Bakal Dilepas Liverpool

Setelah Depay, MU Masih Buru Pemain Kelas Dunia

Van Gaal Berniat Tendang Winger Portugal

Klasemen Liga Premier Inggris Pasca MU Gagal Kalahkan Arsenal

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Cakrayuri Nuralam, ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan