Liputan6.com, Jakarta - Raja Norwegia Harald V meninggal dunia pada Jumat (28/8/2026) di usia 89 tahun setelah 35 tahun bertakhta. Hal itu menjadikan Harald V salah satu pimpinan monarki dengan masa pemerintahan terlama di Eropa. Seiring hal itu menarik untuk diketahui kekayaan Raja Harald V.
Di luar peran seremonial, sosok Harald V juga dikenal karena gaya hidup yang relatif sederhana untuk ukuran seorang kepala negara monarki.
Dilansir dari Celebrity Net Worth, Jumat pekan ini, kekayaan bersih Harald V diperkirakan mencapai US$ 40 juta, atau sekitar Rp 707,6 miliar (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah 17.690).
Advertisement
Ia naik takhta pada 1991 menggantikan sang ayah, Raja Olav V, dan memerintah selama masa pertumbuhan ekonomi Norwegia yang didorong oleh sektor minyak dan gas.
Kekayaan pribadi Harald bersumber dari tiga hal utama antara lain aset warisan keluarga kerajaan, investasi pribadi, dan tunjangan tahunan dari negara. Berbeda dari kebanyakan keluarga kerajaan Eropa lain, keluarga kerajaan Norwegia tidak memiliki kastil maupun lahan pribadi dalam skala besar, sebagian besar kediaman resmi mereka, termasuk Istana Kerajaan di Oslo, berstatus aset milik negara, bukan kepemilikan pribadi.
Skema Pendanaan dari Negara
Sebagai kepala negara, Harald menerima tunjangan pribadi tahunan sekitar US$ 1 juta atau Rp 17,69 miliar. Sementara itu, operasional rumah tangga kerajaan secara keseluruhan mencakup staf, keamanan, dan kegiatan kenegaraan didanai melalui anggaran negara dengan kisaran US$ 30-35 juta atau sekitar Rp 530,7 miliar-Rp 619 miliar per tahun.
Â
Â
Warisan Kepemimpinan Selama 35 Tahun
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4755649/original/072386600_1709082178-Untitled.jpg)
Skema ini membuat kekayaan pribadi Harald jauh di bawah sejumlah monarki Eropa lain, dan ia kerap disebut sebagai salah satu raja paling "bersahaja" di kawasan tersebut.
Meski dikenal sebagai penggemar olahraga layar, Harald diketahui tidak memiliki jet pribadi maupun kapal pesiar mewah, gaya hidup yang oleh banyak pihak dinilai selaras dengan citra monarki Norwegia yang menonjolkan transparansi dan kedekatan dengan rakyat.
Selama masa pemerintahannya, Harald mendorong modernisasi institusi kerajaan, antara lain dengan membuka akses rumah tangga kerajaan kepada publik dan media. Ia juga mengawasi sejumlah proyek renovasi properti negara, termasuk Kompleks Kerajaan Bygdøy dan Istana Oscarshall.
Dari sisi ketahanan institusi, Harald tercatat berhasil membawa monarki Norwegia melewati sejumlah masa krisis, mulai dari Badai Hari Tahun Baru 1992, serangan teror di Norwegia pada 2011, hingga pandemi COVID-19 pada 2020-2022, periode yang juga menuntut kestabilan simbolik di tengah tekanan ekonomi dan sosial bagi Norwegia.
Â
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335179/original/068083900_1787917398-cek_fakta_menko.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334946/original/033690300_1787906817-cek_fakta_bank_mandiri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306409/original/068173500_1784877920-cek_fakta_-_pendaftaran_CPNS.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334781/original/015019500_1787897918-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-28T131649.453.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334870/original/068294800_1787902333-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5523300/original/073953200_1772800710-IMG_0778.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4587079/original/058184700_1695602277-jisun-han-cjSsSQ7Yedk-unsplash.jpg)