Harga Emas Pegadaian Hari Ini 28 Agustus 2026: Galeri24, Antam, dan UBS Kompak Lesu

Berikut daftar lengkap harga emas buatan Galeri24, Antam dan UBS di Pegadaian pada Jumat, (28/8/2026).

Diterbitkan 28 Agustus 2026, 14:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Harga emas di Pegadaian buatan Galeri24, Antam dan UBS kembali tertekan pada Jumat, (28/8/2026). Tiga produk logam mulia itu meski turun, harga emas Antam masih tertinggi dengan tembus Rp 2,72 juta.

Mengutip laman Pegadaian saat dipantau pukul 13.57 WIB, harga emas buatan Galeri24 dibanderol Rp 2.657.000 per gram. Selain itu, harga emas Antam ditetapkan Rp 2.759.000 per gram. Sementara itu, harga emas UBS dipatok Rp 2.729.000 per gram.

Tiga produk logam mulia ini kompak turun dibandingkan perdagangan kemarin. Pada perdagangan Kamis, 27 Agustus 2026, harga emas Pegadaian untuk produk Galeri24 ditetapkan Rp 2.681.000 per gram. Selain itu, harga emas Antam dibanderol Rp 2.764.000 dan harga emas UBS dipatok Rp 2.754.000 per gram.

Harga logam mulia itu bersifat fluktuatif dan dapat berubah sewaktu-waktu.

Untuk ketersediaan ukuran, emas Galeri24 dijual mulai dari kuantitas 0,5 gram hingga 1.000 gram (1 kg), emas UBS tersedia dari 0,5 gram hingga 500 gram, sedangkan emas Antam dijual hingga ukuran 100 gram.

Rincian Lengkap Harga Emas di Pegadaian Hari Ini:

Galeri24

  • 0,5 gram: Rp 1.393.000
  • 1 gram: Rp 2.657.000
  • 2 gram: Rp 5.248.000
  • 5 gram: Rp 13.024.000
  • 10 gram: Rp 25.978.000
  • 25 gram: Rp 64.596.000
  • 50 gram: Rp 129.089.000
  • 100 gram: Rp 258.050.000
  • 250 gram: Rp 643.540.000
  • 500 gram: Rp 1.287.078.000
  • 1.000 gram: Rp 2.574.156.000

Antam

  • 0,5 gram: Rp 1.431.000
  • 1 gram: Rp 2.759.000
  • 2 gram: Rp 5.457.000
  • 3 gram: Rp 8.160.000
  • 5 gram: Rp 13.566.000
  • 10 gram: Rp 27.076.000
  • 25 gram: Rp 67.561.000
  • 50 gram: Rp 135.041.000
  • 100 gram: Rp 270.003.000
  •  

 

UBS

  • 0,5 gram: Rp 1.475.000
  • 1 gram: Rp 2.729.000
  • 2 gram: Rp 5.416.000
  • 5 gram: Rp 13.382.000
  • 10 gram: Rp 26.622.000
  • 25 gram: Rp 66.424.000
  • 50 gram: Rp 132.575.000
  • 100 gram: Rp 265.045.000
  • 250 gram: Rp 662.416.000
  • 500 gram: Rp 1.323.275.000.

Harga Emas Hari Ini Melesat Tersengat Permintaan ETF hingga Bank Sentral

Sebelumnya, harga emas menguat tipis pada perdagangan Kamis, 27 Agustus 2026 (Jumat pagi Jakarta). Sementara itu, pasar menantikan pidato ketua The Federal Reserve (the Fed) Kevin Warsh di Jackson Hole pada Jumat waktu setempat untuk mendapatkan petunjuk mengenai prospek inflasi dan arah kebijakan moneter bank sentral tersebut.

Harga emas di pasar spot naik 0,4% menjadi US$ 4.609,97 per ons, setelah ditutup turun 1,4% pada Rabu, penurunan harian terbesar dalam sepekan. Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember naik 0,2% menjadi US$ 4.664,40.

Harga emas sempat mencapai level tertinggi sejak pertengahan Mei pada awal pekan ini; reli tersebut didorong oleh kekhawatiran baru mengenai penurunan nilai dolar Amerika Serikat (AS) menyusul langkah Departemen Keuangan AS pekan lalu untuk meningkatkan pembelian kembali obligasi jangka panjang yang lebih lama.

"Saya bersikap bullish (optimistis terhadap kenaikan harga emas) semata-mata karena permintaan saat ini; kita melihat banyak permintaan yang datang dari sisi ETF, serta permintaan dari bank sentral yang menjadikannya aset alternatif selain dolar," tutur Senior Market Strategist, StoneX Bob Haberkorn.

Haberkorn menambahkan, pasar akan tetap berhati-hati sembari para pedagang menantikan pertemuan Jackson Hole yang menjadi sorotan utama.

Pasar kini memusatkan perhatian pada pernyataan Warsh dalam simposium tahunan Jackson Hole di Wyoming pada Jumat. Investor berharap ketua The Fed tersebut akan memanfaatkan pidato perdananya untuk memaparkan peta jalan dalam mengembalikan inflasi ke tingkat target The Fed, serta menjelaskan pandangannya mengenai peran pasar obligasi dalam strategi tersebut.

 

Peluang Kenaikan Suku Bunga The Fed

Data yang dirilis Rabu menunjukkan Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) AS tolok ukur yang digunakan The Fed untuk menetapkan target inflasi naik 3,7% dalam periode 12 bulan hingga Juli, angka yang tidak berubah dibandingkan Juni. Para ekonom yang disurvei oleh Reuters sebelumnya memperkirakan angka PCE sebesar 3,6%.

Meskipun ekspektasi kenaikan suku bunga AS pada September telah turun menjadi hanya 34%, masih terdapat peluang sebesar 74% untuk kenaikan suku bunga pada Desember, menurut data CME FedWatch Tool.

Suku bunga yang lebih tinggi biasanya mengurangi daya tarik emas, karena logam mulia ini tidak menghasilkan imbal hasil (yield) apa pun.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6