Liputan6.com, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) tidak hanya mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,29 persen pada Triwulan II-2026 secara tahunan (year-on-year/yoy), tetapi juga mengungkap sektor-sektor yang menjadi penggerak utama pertumbuhan di setiap wilayah Indonesia. Perbedaan struktur ekonomi membuat setiap kawasan memiliki "mesin" pertumbuhan yang berbeda-beda.
Dikutip dari Laporan Ekonomi Indoensia Triwulan II-2026 BPS, Jumat (7/8/2026), Pulau Jawa yang menjadi kontributor terbesar perekonomian nasional mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 5,65 persen. Pertumbuhan tersebut terutama didorong oleh industri pengolahan, diikuti sektor perdagangan serta konstruksi. Hal ini menunjukkan sektor manufaktur masih menjadi tulang punggung aktivitas ekonomi di wilayah yang menyumbang lebih dari separuh produk domestik bruto (PDB) nasional.
Sementara itu, ekonomi Sumatra tumbuh 5,06 persen. Berbeda dengan Jawa, sumber pertumbuhan terbesar di wilayah ini berasal dari sektor perdagangan, kemudian industri pengolahan, dan pertanian, kehutanan, serta perikanan. Struktur tersebut mencerminkan masih besarnya peran sektor perdagangan dan komoditas dalam menopang aktivitas ekonomi Sumatra.
Advertisement
Bali dan Nusa Tenggara menjadi wilayah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia pada Triwulan II-2026, yakni 6,10 persen. Menurut BPS, capaian tersebut terutama ditopang oleh sektor pertambangan dan penggalian, disusul perdagangan besar dan eceran, serta administrasi pemerintahan, pertahanan, dan jaminan sosial wajib.
Â
Kalimantan, Maluku dan Papua
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3550055/original/042481800_1629813965-Trakindo2.jpg)
Di Kalimantan, pertumbuhan ekonomi mencapai 4,10 persen dengan sumber pertumbuhan utama berasal dari industri pengolahan, perdagangan, dan pertambangan. Sementara itu, Sulawesi yang mencatat pertumbuhan 5,53 persen ditopang oleh industri pengolahan, perdagangan, serta konstruksi.
Adapun wilayah Maluku dan Papua mencatat pertumbuhan ekonomi paling rendah, yakni 1,36 persen. Meski demikian, BPS mencatat wilayah ini masih memperoleh dorongan dari industri pengolahan, administrasi pemerintahan, serta pertanian, kehutanan, dan perikanan. Di dalam kawasan tersebut, Papua Tengah menjadi satu-satunya provinsi yang masih mengalami kontraksi ekonomi, sementara sebagian besar provinsi lainnya tetap mencatat pertumbuhan positif.
Data BPS tersebut menunjukkan bahwa meski pertumbuhan ekonomi nasional bergerak positif, setiap wilayah memiliki karakteristik dan sektor unggulan yang berbeda sebagai penggerak utama aktivitas ekonominya. Manufaktur masih menjadi motor utama di Pulau Jawa, perdagangan mendominasi Sumatra, sedangkan pertambangan menjadi pendorong terbesar pertumbuhan ekonomi di Bali dan Nusa Tenggara.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4529326/original/039044100_1691417008-IMG_4489.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318452/original/095120500_1786096948-Screenshot_2026-08-07_170145.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308116/original/010825900_1785129339-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-27T121435.797.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318203/original/006537500_1786089051-bibit_ayam_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4867039/original/073360400_1718711479-20240618-Pertumbuhan_Industri_Manufaktur-MER_3.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315943/original/021177800_1785904922-job2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5435250/original/089688200_1765013911-_DSC2841.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295136/original/006741400_1783915651-mbg2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5548828/original/078885300_1775551834-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4820877/original/028795700_1714729252-Menkeu_Yakin_pertumbuhan_Ekonomi_Indonesia_Capai_5_17_persen-ANGGA_5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315946/original/007170200_1785904924-job6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4447080/original/018669100_1685440088-20230530-Pertumbuhan-Ekonomi-Indonesia-Angga-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4361081/original/023728500_1678967433-Angka_Kemiskinan_Meningkat-IQBAL_7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5212636/original/046415500_1746627924-20250507-Potret_Kemiskinan-AFP_3.jpg)