4 Perempuan Paling Kaya di Indonesia Versi Forbes 2026

Forbes merilis daftar perempuan terkaya di Indonesia 2026. Marina Budiman memimpin di posisi puncak dengan kekayaan tembus Rp 120 triliun.

Diterbitkan 20 Juli 2026, 06:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Majalah bisnis Forbes kembali merilis daftar orang paling kaya dunia 2026. Dalam daftar tersebut, empat perempuan Indonesia tercatat masuk dalam daftar miliarder dengan total kekayaan mencapai miliaran dolar Amerika Serikat.

Mengutip data yang ditampilkan Forbes, Senin (20/7/2026), Marina Budiman menempati peringkat pertama sebagai perempuan terkaya Indonesia dengan posisi ke-612 di dunia. Pendiri perusahaan pusat data DCI Indonesia itu memiliki kekayaan bersih sebesar US$ 6,7 miliar atau sekitar Rp 120 triliun pada usia 64 tahun.

Bersama Otto Toto Sugiri dan Han Arming Hanafia, ia mendirikan DCI Indonesia pada 2011 dan membawa perusahaan tersebut menjadi salah satu operator data center terbesar di Indonesia.

Sebelum membangun DCI Indonesia, Marina telah lama berkecimpung di industri teknologi. Ia bekerja bersama Otto Toto Sugiri di Bank Bali pada 1985, kemudian bergabung dengan perusahaan teknologi Sigma Cipta Caraka pada 1989.

Pada 1994, Marina turut mendirikan Indonet, penyedia layanan internet (ISP) pertama di Indonesia. Ia bersama para pendiri lainnya kemudian melepas kepemilikan saham di Indonet pada 2023. 

Posisi Kedua

Di posisi berikutnya terdapat Dewi Kam yang menempati peringkat ke-1.189 dunia sekaligus menjadi perempua terkaya kedua di Indonesia. Pengusaha di sektor energi tersebut memiliki kekayaan sebesar US$ 3,6 miliar atau sekitar Rp 64 triliun dan berusia 75 tahun.

Dewi Kam memperoleh sebagian besar kekayaannya dari kepemilikan saham minoritas di perusahaan tambang batu bara Indonesia, Bayan Resources.

Perusahaan tersebut merupakan produsen batu bara terbesar ketiga di Indonesia berdasarkan volume penjualan.

Selain itu, Dewi Kam juga memiliki kepentingan bisnis di sektor pembangunan dan pengoperasian pembangkit listrik.

Posisi Ketiga

Sementara itu, Wirastuty Fangiono berada di peringkat ke-2.600 dunia dengan estimasi kekayaan US$ 1,5 miliar atau sekitar Rp 26 trilun. Perempuan berusia 53 tahun itu dikenal melalui bisnis perkebunan kelapa sawit menjadi perempuan ketiga paling kaya di Indonesia.

Wirastuty Fangiono mengendalikan perusahaan kelapa sawit FAP Agri, yang melantai di Bursa Efek Indonesia pada 2021.

Perusahaan tersebut didirikan pada 1994 dan saat ini memiliki konsesi perkebunan kelapa sawit seluas lebih dari 110.000 hektare yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Selain itu, Wirastuty juga memiliki kepemilikan saham di First Resources, perusahaan kelapa sawit yang tercatat di Bursa Singapura dan dipimpin oleh adiknya, Ciliandra Fangiono.

 

Posisi Keempat

Adapun selanjutnya yaitu Hartati Murdaya, menempati peringkat ke-2.858 dunia dan menjadi perempuan keempat paling kaya di Indonesia. Pengusaha senior berusia 79 tahun tersebut memiliki kekayaan bersih sekitar US$ 1,3 miliar atau sekitar Rp 23 triliun.

Hartati Murdaya menjabat sebagai Presiden Direktur Central Cipta Murdaya, perusahaan yang didirikannya bersama mendiang suaminya, Murdaya Poo, yang wafat pada April 2025 dalam usia 84 tahun.

Central Cipta Murdaya memiliki investasi di berbagai sektor, antara lain teknik (engineering), teknologi informasi (TI), kelapa sawit, dan kayu lapis (plywood).

Hartati juga memiliki Jakarta International Expo (JIExpo), yang merupakan salah satu pusat konvensi terbesar di Jakarta.

Selain itu, ia menguasai kepemilikan saham yang signifikan di perusahaan pengembang properti Metropolitan Kentjana Tbk. Hartati bersama keempat anaknya juga duduk sebagai anggota dewan perusahaan tersebut.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6