Harga Plastik Naik, Pemerintah Cari Solusi Biar Tak Bebani Pelaku Usaha

Pemerintah siapkan skema antisipasi kenaikan harga komoditas global yang berdampak ke dalan negeri salah satunya pada harga plastik.

Diterbitkan 09 April 2026, 11:58 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah terus memantau dampak kenaikan harga komoditas global yang berpotensi memengaruhi berbagai sektor di dalam negeri. Salah satu sektor yang ikut terdampak adalah bahan baku plastik, seiring meningkatnya tekanan dari dinamika geopolitik global.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, mengatakan bahwa pemerintah tengah menyiapkan sejumlah skema untuk mengantisipasi lonjakan harga tersebut.

"Yang terjadi dinamika di tempat lain itu akan memengaruhi di tempat kita dan memengaruhi banyak sektor. Kalau tadi kita bicara sektor BBM, maka banyak komoditas lain juga ikut terdampak, salah satunya masalah plastik," ujar Prasetyo di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Rabu (8/4/2026).

Ia menjelaskan, pemerintah melakukan pemantauan secara intensif terhadap perkembangan harga komoditas dunia yang berpotensi berdampak langsung terhadap masyarakat. Pemantauan ini mencakup berbagai sektor, mulai dari bahan baku industri hingga kebutuhan pokok.

"Kami pemerintah terus-menerus setiap hari memonitor seluruh komoditas yang terkena dampak terhadap kenaikan-kenaikan harga di dunia," lanjutnya.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan pemerintah dapat merespons secara cepat terhadap potensi gejolak harga yang dapat membebani masyarakat dan pelaku usaha.

 

Tidak Bisa Instan

Terkait langkah konkret, Prasetyo menyebut pemerintah masih membahas berbagai skema yang dinilai paling efektif untuk menekan dampak kenaikan harga komoditas global.

"Itu skema-skema sedang kita terus diskusikan. Menyelesaikannya tidak serta-merta mudah," kata dia.

Ia menekankan bahwa penanganan lonjakan harga tidak bisa dilakukan secara instan, mengingat banyak faktor yang memengaruhi, terutama kondisi geopolitik global yang dinamis.

Sebagai contoh, upaya untuk menjaga stabilitas pasokan energi seperti minyak memerlukan proses yang cukup panjang. Pemerintah perlu mencari sumber pasokan baru yang sebelumnya belum menjadi mitra Indonesia.

“Ini kan butuh waktu. Tapi yang pasti adalah kita mencari terus skema-skema untuk bisa menyelesaikan setiap permasalahan yang kemudian terdampak akibat dari situasi geopolitik," ujarnya.

Pemerintah memastikan akan terus mengkaji berbagai opsi kebijakan agar dampak kenaikan harga komoditas dapat ditekan seminimal mungkin, sekaligus menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6