Fokus Pertama Bos Baru OJK Friderica Widyasari Dewi: Reformasi Pasar Modal

DPR resmi sahkan Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua DK OJK periode 2026. Dalam mandat barunya, Friderica menetapkan reformasi integritas pasar modal.

Diterbitkan 12 Maret 2026, 14:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Friderica Widyasari Dewi mengungkapkan fokus pertamanya usai disahkan menjadi Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Reformasi pasar modal Indonesia menjadi langkah pertama yang akan diambil.

Dia mengatakan, hal tersebut sebetulnya telah menjadi perhatian sebelum dia menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) bersama Komisi XI DPR.

"Reformasi integritas di pasar modal merupakan salah satu prioritas utama kita pada saat ini ketika nanti kita menjabat dan sebetulnya sudah kita lakukan dalam kemarin kami menjadi pejabat sementara," kata Friderica usai Rapat Paripurna, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (12/3/2026).

"Reformasi integritas pasar modal menjadi salah satu fokus utama kita terutama saat ini ya, bahkan bisa kita katakan itu prioritas kita yang utamalah saat ini," tegas dia.

Dia menerangkan, ada 8 prioritas. Ini terkait dengan likuiditas pasar, integritas data, hingga investor. Friderica juga menyampaikan OJK akan melakukan penindakan tegas.

"Kita melakukan enforcement terhadap kasus-kasus yang terjadi di pasar modal dan akan ada lagi ya, akan kita lakukan penegakan hukum sesuai dengan ketentuan dan kita terus melakukan sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak," ujar dia.

OJK juga membentuk satuan tugas untuk transformasi pasar modal. Bergandengan dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan pihak terkait lainnya.

 

DPR Sahkan 5 Nama Anggota Dewan Komisioner OJK

Sebelumnya, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) resmi mengesahkan lima nama yang menjabat sebagai Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Friderica Widyasari Dewi resmi menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner OJK.

Hal tersebut disagkan dalam Rapat Paripurna DPR ke-16, Masa Persidangan IV Tahun 2025-2026. Ketua DPR, Puan Maharani memimpin sidang paripurna pengesahan ADK OJK tersebut. U

Usai menerima laporan pelaksanaan uji kelayakan dan kepatutan dari Ketua Komisi XI DPR, Mukhamad Misbakhun, Puan menanyakan persetujuan para wakil rakyat.

"Sekarang perkenankan kami menanyakan kepada sidang dewan yang terhormat apakah laporan Komisi XI DPR RI atas hasil pembahasan uji kelayakan fit and proper test calon Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan tersebut dapat disetujui?," tanya Puan dalam Rapat Paripurna, di Jakarta, Kamis (12/3/2025).

"Setuju," sebut Puan sambil mengetuk palu sidang satu kali, diiringi seruan para Anggota DPR yang menandakan persetujuannya.

Puan lantas mengundang para Anggota Dewan Komisioner OJK untuk maju ke depan ruang sidang. Tujuannya untuk melakukan foto bersama dengan para pimpinan DPR.

Diketahui, Friderica Widyasari Dewi disepakati menjadi Ketua Dewan Komisioner OJK, sedangkan Hernawan Bekti Sasongko didapuk menjadi Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK. Total ada 5 nama yang mengisi ADK OJK.

 

Daftar Nama DK OJK

 

Berikut ini lima nama yang terpilih:

  1. Ketua Dewan Komisioner OJK: Friderica Widyasari Dewi
  2. Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK: Hernawan Bekti Sasongko
  3. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon: Hasan Fawzi
  4. Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto: Adi Budiarso
  5. Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen: Dicky Kartikoyono

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6