Liputan6.com, Jakarta - Industri keramik nasional kian optimistis untuk berekspansi setelah pemerintah memangkas harga regasifikasi LNG dari US$ 20,5 per MMBtu menjadi US$ 13 per MMBtu sejak 29 Juni 2026. Kebijakan tersebut dinilai memberikan kepastian pasokan sekaligus harga gas yang lebih kompetitif bagi sektor manufaktur.
Ketua Umum Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (ASAKI), Edy Suyanto, menyampaikan bahwa penurunan harga regasifikasi LNG serta terbitnya Kepmen ESDM No. 281K/2026 menjadi angin segar bagi industri keramik yang sangat bergantung pada energi gas.
“Kebijakan ini menjadi angin segar bagi industri keramik karena memberikan kepastian terkait ketersediaan gas industri dan harga gas yang lebih berdaya saing,” ujar Edy di Jakarta, Kamis (6/8/2026).
Advertisement
ASAKI mencatat bahwa industri telah menyiapkan rencana ekspansi kapasitas produksi sebesar 105 juta meter persegi per tahun hingga akhir 2028 dengan total nilai investasi mencapai Rp 10 triliun. Ekspansi tersebut diperkirakan bakal menyerap sekitar 7.500 tenaga kerja baru serta berpotensi mengantarkan Indonesia menjadi produsen keramik terbesar keempat di dunia setelah China, India, dan Brasil.
Siap Dukung Program 3 Juta Rumah Prabowo
Asosiasi juga menyatakan kesiapannya dalam mendukung berbagai program prioritas Presiden Prabowo Subianto, termasuk Program 3 Juta Rumah, melalui peningkatan kapasitas produksi dan komitmen investasi berkelanjutan.
“Kami siap mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional menuju 8% melalui peningkatan kapasitas produksi dan investasi di industri keramik,” pungkas Edy.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310889/original/017316800_1785380146-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-30T095434.257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312077/original/024885800_1785478974-indomaret.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316854/original/006178900_1785992062-Screenshot_2026-08-06_113022.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316905/original/064384100_1785995980-cek_fakta_luhut.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5384104/original/098934200_1760754929-Kilang_Badak_LNG_saat_sedang_beroperasi.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8157992/original/006122100_1781012295-Menteri_Koordinator__Menko__Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-9_Juni_2026b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3008993/original/066039300_1577703438-20191230-Akhir-2019_-IHSG-Ditutup-Melemah-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3528778/original/001279100_1627915383-TAMBANG_EMAS_TOKA_TINDUNG1._Tambang_Emas_Toka_Tindung_milik_Archi_Indonesia__Sulawesi_Utara_-_Archi_Indonesia_s_Toka_Tindung_Gold_Mine__North_Sulawesi.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4281778/original/026398200_1672848072-closeup-shot-entrepreneur-working-from-home-his-personal-finances-savings.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5196555/original/022471000_1745413931-20250423-Perkotaan-ANG_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3046084/original/091856600_1581323843-20200210-Pasar-Saham-di-Asia-Turun-Imbas-Wabah-Virus-Corona-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4653718/original/019893000_1700287620-dl.beatsnoop.com-3000-Oa8hQ1Me7v.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295803/original/073496000_1783947875-Menko_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-13_Juli_2026a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501244/original/065983200_1770890840-Menteri_Koordinator_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-12_Februari_2026de.jpeg)