Tol IKN Dibuka Gratis Sambut Lebaran 2026, Cek Ketentuannya

BPPJN menyebutkan jalan tol IKN dibuka sementara untuk memastikan kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Diterbitkan 10 Maret 2026, 15:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BPPJN) Kalimantan Timur menyampaikan dua jalan bebas hambatan menuju tol Ibu Kota Nusantara (IKN) dibuka sementara pada 13-29 Maret 2026. Seiring hal itu, masyarakat juga dapat melintasi tol IKN dengan tarif nol rupiah atau gratis saat arus mudik dan balik Lebaran 2026. Akan tetapi, wajib tapping kartu e-tol untuk pendataan kendaraan.

Demikian disampaikan Kepala BPPJN Kalimantan Timur Yudi Hardiana dikutip dari Antara, Selasa (10/3/2026).

"13 hingga 29 Maret 2026, dua gerbang jalan bebas hambatan menuju tol IKN dibuka sementara untuk kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026," tutur Yudi Hardiana saat ditanya mengenai tol IKN di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa.

Gerbang tol itu Gerbang Manggar dan di Seksi 1B Tol IKN dengan akses melalui Ring Road Kota Balikpapan, menurut dia, dengan ruas jalan tol yang difungsikan sepanjang 52,5 kilometer.

Jam operasional jalan bebas hambatan itu difungsikan sementara pukul 06.00-18.00 Wita, dan bakal dibuka lebih awal saat Idul Fitri, yakni pukul 05.00 Wita mendukung pelaksanaan Shalat Id di Masjid Negara IKN, dan tetap beroperasi hingga pukul 18.00 Wita.

Ia mengatakan, tarif tol gratis tetapi pengguna tetap diwajibkan tapping kartu e-tol untuk pendataan kendaraan, kartu e-tol hanya syarat untuk membuka gerbang tol dan saldo tidak terpotong.

Diberlakukan standar pengamanan ketat di jalan bebas hambatan untuk menjamin keselamatan pengguna jalan seperti beras kecepatan maksimum 60 kilometer per jam, jalan tol itu masih masa konstruksi sehingga keselamatan menjadi prioritas utama.

Jenis kendaraan yang diperbolehkan melintas tol IKN selama dibuka sementara hanya kendaraan golongan I atau mobil kecil, kata dia, sedangkan bus dan truk tidak diperbolehkan.

Dua jalur jalan bebas hambatan IKN dibuka selama arus mudik dan balik Lebaran, dari arah Kota Balikpapan melalui Gerbang Tol Manggar dan dari IKN akses Bandara Internasional Nusantara.

Kemudian dari arah Kalimantan Selatan atau Kabupaten Penajam Paser Utara, masuk dari Simpang Riko dan dari kawasan IKN masuk Simpang ITCHI, demikian Yudi Hardiana.

Kementerian PU Tawarkan Jepang Tol Probolinggo-Banyuwangi hingga IKN

Sebelumnya, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menjajaki potensi kerja sama lanjutan dengan Japan International Cooperation Agency (JICA) untuk beberapa proyek, mulai dari Tol Probolinggo-Banyuwangi hingga Ibu Kota Nusantara (IKN).

Wakil Menteri PU Diana Kusumastuti mengatakan, kerjasama RI-Jepang telah berlangsung sejak 1950. Ia meminta kerjasama yang tengah berjalan, seperti Jakarta Sewerage System (JSS) agar dipercepat proses administrasinya.

"Kami minta kepada pihak JICA untuk mempercepat proses pelelangan JSS di zona 6 yang sudah kurang lebih 2 tahun berjalan, agar konstruksinya dapat segera dimulai," ujar Diana dalam keterangan tertulis, Rabu (11/12/2024).

JSS merupakan proyek pengembangan pengolahan sistem air limbah terpusat di DKI Jakarta. Pembangunan JSS Zona 1 dan Zona 6 akan meningkatkan cakupan wilayah pelayanan air limbah di Jakarta sebesar 20 persen. Diharapkan dengan pembangunan seluruh proyek JSS dapat melebihi target jangkauan layanan limbah di Jakarta.

 

Proyek Potensial

Di samping proyek yang sedang berlangsung, Diana menyampaikan beberapa proyek potensial yang bisa dikerjasamakan dengan JICA. Antara lain, Tol Probolinggo-Banyuwangi, Sabo DAM Merapi, dan Bandung Intra Urban Toll Road. 

"Namun perlu dikaji secara mendalam untuk proyek-proyek baru, khususnya yang pembiayaannya dari pinjaman (loan). Harus yang benar-benar memiliki manfaat yang besar untuk masyarakat. Fokus dari pemerintahan saat ini adalah pada ketahanan pangan, air, dan energi sehingga prioritas pembangunan infrastruktur harus mengacu ke sana," pintanya.

Plt Dirjen Cipta Karya Kementerian PU Endra S Atmawidjaja berharap, kerjasama dengan Jepang juga bisa dilanjutkan untuk pembangunan IKN. 

"Saya mengingatkan kembali pesan Menteri Basuki kepada Menteri Pertahanan Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata Jepang Tetsuo Saito di Tokyo September 2024 silam, agar Pemerintah Jepang melalui JICA dapat melanjutkan kerjasama. Dalam hal dukungan penjaminan kualitas untuk pembangunan lebih lanjut di IKN," ungkapnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6