Investasi Emas Meningkat, Pembiayaan Emas Syariah Bank Muamalat Gacor

Pembiayaan emas syariah Bank Muamalat melalui Solusi Emas Hijrah melonjak tajam seiring meningkatnya minat investasi emas.

Diterbitkan 15 Januari 2026, 13:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja impresif pada bisnis pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk Solusi Emas Hijrah sepanjang 2025. Capaian ini sejalan dengan komitmen Bank Muamalat sebagai bank pertama murni syariah di Indonesia dalam menyediakan solusi investasi yang aman dan berjangka panjang bagi masyarakat.

Direktur Bank Muamalat Ricky Rikardo Mulyadi mengungkapkan bahwa hingga Desember 2025, pembiayaan Solusi Emas Hijrah melonjak 33 kali lipat secara year on year (yoy) dengan nilai pertumbuhan mencapai Rp 1,1 triliun. Tidak hanya dari sisi nilai pembiayaan, jumlah rekening juga mencatat peningkatan signifikan sebesar 1.218 persen (yoy) menjadi 24.335 rekening.

"Kenaikan yang signifikan ini mencerminkan kepercayaan masyarakat yang terus meningkat terhadap produk Solusi Emas Hijrah Bank Muamalat. Melihat tren yang positif ini, kami optimis raihan ini akan terus berlanjut di 2026 seiring masih besarnya minat masyarakat terhadap investasi emas," ujar Ricky dalam keterangan tertulis, Kamis (15/1/2026).

Menurut dia, emas kini semakin dipahami sebagai instrumen investasi yang relatif stabil dan mampu menjaga nilai aset dalam jangka panjang, sehingga diminati oleh berbagai segmen masyarakat.

 

Muamalat DIN

Selain tingginya minat masyarakat, pertumbuhan pembiayaan Solusi Emas Hijrah juga didorong oleh kemudahan akses pengajuan. Nasabah dapat mengajukan pembiayaan melalui kantor cabang Bank Muamalat maupun secara digital lewat Muamalat Digital Islamic Network (Muamalat DIN).

Produk ini memungkinkan kepemilikan emas secara bertahap dengan pilihan mulai dari 5 gram hingga 500 gram, tenor hingga 10 tahun, serta uang muka minimum mulai 0 persen. Harga emas pun dikunci sejak awal akad, sehingga nasabah tidak perlu khawatir terhadap fluktuasi harga selama masa angsuran.

“Kualitas logam mulia yang kami tawarkan juga tak perlu diragukan dan prinsip syariahnya pun terjamin. Emas yang dibiayai merupakan logam mulia yang dipasok oleh Antam, Galeri24 dan EMASKU,” pungkas Ricky.

Ke depan, pembiayaan emas syariah tetap menjadi fokus bisnis Bank Muamalat pada 2026, seiring proyeksi harga emas yang cenderung stabil menguat. Bank Muamalat pun akan terus memperluas inklusi pembiayaan emas syariah kepada nasabah existing maupun masyarakat luas.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6