Hutama Karya Percepat Perbaikan Tol Binjai–Langsa, Target Rampung 20 Januari 2026

Hutama Karya melakukan pemeliharaan Tol Binjai–Langsa pasca bencana demi memastikan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.

Diterbitkan 12 Januari 2026, 14:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Hutama Karya (Persero) atau Hutama Karya melakukan pemeliharaan dan penanganan infrastruktur di Jalan Tol Binjai–Langsa pasca terjadinya bencana alam di sejumlah wilayah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan akses jalan tol kembali optimal serta menjamin keamanan dan kenyamanan perjalanan pengguna jalan.

Pemeliharaan difokuskan pada pemulihan kondisi jalan di beberapa titik yang terdampak, agar fungsi layanan jalan tol dapat kembali berjalan normal secara menyeluruh. Adapun lokasi pekerjaan berada di KM 69+400 hingga KM 69+500 Jalur B (arah Langsa menuju Binjai), KM 33+350 hingga KM 34+000 Jalur A (arah Binjai menuju Langsa), serta di KM 36+000 hingga KM 37+000 dan KM 37+000 Jalur B.

Berbagai metode perbaikan dilakukan Hutama Karya, mulai dari perbaikan saluran u-ditch atau drainase beton dan saluran tepi, penimbunan serta perapihan, hingga perkuatan menggunakan box beton dan geotextile. Selain itu, dilakukan pula penimbunan lereng, pemadatan, perapihan ulang, penerapan metode solid sodding, serta pemasangan steel sheet pile guna memastikan struktur jalan kembali stabil.

“Target kami, seluruh pekerjaan rampung paling lambat 20 Januari 2026, dengan tetap mengutamakan keselamatan pengguna jalan dan petugas di lapangan,” ujar Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah dalam keterangan tertulis, Senin (12/1/2026).

 

Minta Maaf

Selama proses pemeliharaan berlangsung, Hutama Karya menerapkan pengaturan lalu lintas di sekitar area pekerjaan. Perusahaan juga memasang rambu dan perambuan peringatan, serta menyampaikan informasi secara berkala kepada pengguna jalan melalui variable message sign (VMS) dan kanal komunikasi resmi.

Seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai standar keselamatan kerja di jalan tol, termasuk pengamanan area kerja agar dampak terhadap kelancaran lalu lintas tetap dapat dikendalikan. Hutama Karya juga mengoptimalkan tim inspeksi dan respons cepat untuk mengidentifikasi potensi kerusakan lanjutan, khususnya di titik-titik yang membutuhkan perhatian pasca bencana.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul selama proses pemeliharaan. Kami mengimbau pengguna jalan untuk tetap berhati-hati, mematuhi rambu dan arahan petugas, serta menyesuaikan kecepatan saat melintas di area pekerjaan,” tutup Mardiansyah.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6