Penemuan Kerangka Manusia Bikin Geger Warga Jepara

Tengkorak manusia ditemukan di kedalaman satu meter.

Diterbitkan 23 Juni 2026, 11:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Warga Desa Panggung, Kecamatan Kedung, Jepara, Jawa Tengah, digegerkan penemuan tengkorak dan kerangka manusia. Temuan ini berawal saat seorang pekerja sedang menggali tanggul tambak milik warga bernama Muzawida. Setelah proses penggalian sedalam satu meter, mata cangkul mengenai benda keras berwarna putih.

Karena penasaran, pekerja itu berhati-hati mencangkul tanah tersebut. Ternyata benda tersebut adalah tengkorak dan kerangka manusia yang telah terkubur sedalam satu meter.

Temuan itu kemudian dilaporkan kepada pihak penyewa tambak, dan diteruskan kepada Pemerintah Desa Panggung. Kepala Desa Panggung melaporkan penemuan tersebut kepada Polsek Kedung, Senin (22/6/2026).

Kapolsek Kedung AKP Dasiyo bersama anggotanya kemudian menuju lokasi tambak. Aparat juga melibatkan dokter dari Puskesmas Kedung II, serta Tim Inafis Satreskrim Polres Jepara.

"Kami telah melakukan pengecekan lokasi bersama tim terkait. Seluruh tulang yang ditemukan sudah dibawa ke RSUD RA Kartini Jepara untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Dasiyo, Selasa (23/6/2026).

Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pencarian lanjutan. Dari hasil pemeriksaan di lokasi, petugas menemukan sejumlah bagian tulang lainnya yang diduga berasal dari satu kerangka manusia.

Temuan itu berupa tengkorak kepala manusia berdiameter sekitar 49 sentimeter. Terdapat gigi bagian kanan dan kiri, tulang kaki bawah sepanjang 39 sentimeter.

Selanjutnya tulang lengan, tulang lengan bawah, tulang rusuk, tulang belakang serta beberapa fragmen tulang berukuran sekira dua sentimeter.

Seluruh tulang yang ditemukan kemudian dievakuasi ke RSUD RA Kartini Jepara untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Hal itu untuk mengetahui identitas maupun penyebab kematian.

Polisi masih menunggu hasil identifikasi forensik dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap asal-usul kerangka manusia tersebut.