Viral Video Siswi Pramuka Histeris Gegara Gagal Ikut Jambore Nasional 

Para siswi berharap Pemkab memberikan perhatian.

Diterbitkan 07 Agustus 2026, 14:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Video sejumlah siswi Pramuka asal Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), menangis karena terancam gagal mengikuti Jambore Nasional di Cibubur, Jakarta, viral di media sosial. Dalam video yang beredar, para siswi menangis sambil memeluk Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka NTT, Sinun Petrus Manuk. Mereka mengaku tidak dapat mengikuti Jambore Nasional karena keterbatasan biaya.

"Bapak, kami mau ikut Jambore, tolong kami," ucap salah seorang siswi dalam video itu.

Di hadapan para peserta, Sinun juga menyampaikan harapannya agar Pemerintah Kabupaten Ende memberikan perhatian terhadap kondisi tersebut.

"Pak Bupati Ende, saya Sinun Petrus Manuk, Ketua Kwartir Daerah, berurai air mata bersama anak-anak ini. Anak-anak Ende tidak bisa berangkat," katanya dalam video itu.

Di temui di kantor, Sinun Manuk menjelaskan, momen itu terjadi saat penutupan Jambore Daerah (Jamda) X Gerakan Pramuka NTT di Bumi Perkemahan Fatubena, Kelurahan Kolhua, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, (2/8/2026).

"Betul, saya bersama anak-anak dari Ende. Kejadiannya saat penutupan Jamda X NTT tanggal 2 Agustus," ujar Sinun.

Menurut dia, Jambore Daerah diikuti 17 kontingen dari 22 kabupaten kota di NTT. Namun, kontingen Kabupaten Ende belum dapat memastikan keberangkatan ke Jambore Nasional karena keterbatasan anggaran.

Akibat kendala tersebut, sekitar 40 anggota kontingen Ende yang terdiri atas pimpinan kontingen cabang, pembina, pendamping, peninjau, dan anggota Pramuka sempat memutuskan kembali ke Ende pada 3 Agustus 2026.

Sinun mengatakan, setelah video tersebut menarik perhatian publik, Pemerintah Kabupaten Ende bersama orangtua peserta memberikan dukungan agar kontingen dapat berangkat ke Jambore Nasional.

"Mereka akhirnya bisa bergabung kembali untuk mengikuti Jambore Nasional," kata Sinun.

Ia menjelaskan, kontingen Ende akan berangkat dari Ende menuju Maumere, Kabupaten Sikka, untuk bergabung dengan rombongan Kwarda Gerakan Pramuka NTT yang akan bertolak ke Jakarta melalui jalur laut.

Menurut rencana, sebanyak 750 peserta Kwarda Gerakan Pramuka NTT akan dilepas Gubernur NTT pada Kamis (6/8/2026) pukul 17.00 WITA sebelum berangkat menuju Jakarta menggunakan kapal laut.

"Nanti mereka berangkat dari Ende ke Maumere, lalu kami jemput di sana agar bersama-sama berlayar menuju Jakarta mengikuti Jambore Nasional," ujar Sinun.

Meski sempat memicu perhatian publik setelah videonya viral, seluruh kontingen Pramuka asal Ende kini dipastikan tetap dapat mengikuti Jambore Nasional berkat dukungan pemerintah daerah dan orangtua peserta.