Dorong Kelanjutan Lingkungan, Pupuk Kaltim Tanam Hampir 1 Juta Pohon sejak 2022

Pupuk Kaltim lanjut melaksanakan aksi penanaman 1.977 pohon melalui kolaborasi dengan berbagai mitra pelaksana

Diterbitkan 15 Desember 2025, 21:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) gencar menggalakan penanaman pohon sebagai upaya untuk mendorong keberlanjutan lingkungan. Lewat program Community Forest yang telah dijalankan sejak 2022, perseroan telah berhasil menanam total hampir 1 juta pohon, atau 939.363 pohon di lahan seluas 451 hektar. Terdiri dari 539.363 pohon berbagai jenis dan 400.000 mangrove.

Program penanaman pohon oleh Pupuk Kaltim telah dilaksanakan di beberapa wilayah di Indonesia seperti Kalimantan Timur, Jawa Barat, dan Papua Barat Daya, dengan jenis tanaman beragam seperti mangrove, mangga, nangka, durian, alpukat, sirsak, serta buah lokal seperti matoa, bisbul, menteng, dan gandaria.

Jumlah penanaman pohon ditargetkan terus meningkat, dengan proyeksi kemampuan penyerapan karbon mencapai 600.000 ton CO2 per tahun pada 2030, ketika program telah berjalan penuh.

Dalam rangka memperingati HUT ke-48, Pupuk Kaltim lanjut melaksanakan aksi penanaman 1.977 pohon melalui kolaborasi dengan berbagai mitra pelaksana. Di antaranya Taman Nasional Kutai, Yayasan Benih Baik, Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad), hingga Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN).

Komunitas petani dan masyarakat lokal turut dilibatkan dalam penanaman, pemeliharaan, hingga pemanfaatan hasil panen. Sehingga manfaat ekologis dan manfaat sosial-ekonomi dapat berjalan simultan bagi masyarakat sekitar.

"Keberlanjutan hanya dapat dicapai ketika seluruh pihak bergerak bersama. Melalui program penanaman pohon ini, kolaborasi masyarakat, mitra pelaksana dan insan Pupuk Kaltim diharapkan dapat menghasilkan manfaat lingkungan dan sosial yang nyata di setiap wilayah program," ujar Direktur Pengembangan Pupuk Kaltim Mohamad Agung, Senin (15/12/2025).

 

 

Aksi Penanaman Bertahap

Pupuk Kaltim memulai aksi penanaman 1.977 pohon secara bertahap. Diawali dengan penanaman 153 bibit pohon buah pada 6 Desember 2025 di lahan seluas 2.700 meter persegi di area perusahaan.

Adapun jenis bibit yang ditanam yaitu Mangga Gadung, Mangga Madu, Mangga Mahatir, Alpukat Aligator, Alpukat Mentega, dan Alpukat Miki.

Penanaman perdana sebanyak 153 bibit pohon ini akan dilanjutkan di berbagai area Pupuk Kaltim hingga mencapai total 1.977 pohon. Angka tersebut dipilih secara khusus sebagai simbol tahun berdirinya perusahaan pada 1977.

 

Upaya Dekarbonisasi

Selain penanaman pohon, Pupuk Kaltim juga memperkuat upaya penurunan emisi melalui berbagai inisiatif dekarbonisasi yang dijalankan secara bertahap. Program tersebut mencakup pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan target penurunan emisi 6.700 ton CO2 per tahun, pemanfaatan 57 kendaraan listrik beserta pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dengan target penurunan emisi 30 ton CO2 per tahun.

Upaya efisiensi energi juga ditingkatkan melalui penggantian Pabrik 1 dengan Pabrik 5, yang ditargetkan mampu menekan emisi hingga 630.000 ton CO2 per tahun.

Langkah dekarbonisasi juga diperkuat melalui pembangunan pabrik soda ash pertama di Indonesia, yang akan menyerap hingga 174.000 ton CO2 per tahun dari fasilitas eksisting, serta revamping pabrik ammonia PKT-2, yang mampu menurunkan emisi hingga 110.000 ton CO2 per tahun.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6