Berapa Kekayaan yang Cukup? Mungkin Lebih Rendah dari yang Anda Kira

Kekayaan bersih hanyalah satu sisi dari kenyamanan finansial. Lebih penting untuk tahu tujuan hidup Anda dan bagaimana uang bekerja untuk mencapainya.

Diterbitkan 08 Agustus 2025, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Berapa banyak uang yang Anda butuhkan untuk merasa nyaman secara finansial?

Bagi banyak orang, jawabannya sering kali: "Sedikit lebih banyak dari yang saya punya sekarang."

Itulah yang sering didengar Joy Slabaugh, perencana keuangan bersertifikat sekaligus terapis dan pendiri Wealth Alignment Institute.

Menurutnya, dikutip dari CNBC, Jumat (8/8/2025), tak peduli seberapa besar penghasilan atau tabungan seseorang, rasa cukup itu sering kali terasa selalu kurang sedikit.

Berapa Kekayaan yang Dianggap Cukup?

Menurut survei terbaru dari Charles Schwab, rata-rata orang Amerika mengatakan mereka butuh kekayaan bersih sebesar USD 839.000 (Rp 13,671  miliar) untuk merasa nyaman secara finansial. Sementara Generasi Z merasa cukup dengan USD 329.000 (Rp 5,361 miliar).

Tapi, sebenarnya, apakah angka ini benar-benar mencerminkan kenyamanan finansial seseorang?

Slabaugh mengingatkan bahwa kekayaan bersih hanyalah satu bagian kecil dari gambaran besar keuangan. "Itu hanya satu metrik — dan seringkali menyesatkan," ujarnya.

“Melacak kekayaan bersih tanpa memahami nilai dan tujuan hidup itu seperti memperhatikan detak jantung tanpa tahu apakah jantung Anda sehat.”

Cara Sederhana Menghitung Kekayaan Bersih

Kekayaan bersih adalah selisih antara total aset (seperti tabungan, investasi, rumah, dan barang berharga) dengan total utang (kartu kredit, pinjaman, hipotek, dll).

Misalnya, seseorang punya rumah senilai USD 1 juta, tapi punya utang USD 2 juta—secara kekayaan bersih, orang itu justru berada di posisi minus.

Tapi angka ini tak selalu mencerminkan kenyataan sehari-hari. Dua orang bisa punya kekayaan bersih sama, tapi kondisi keuangan mereka sangat berbeda—misalnya, satu punya dana tunai yang besar, satu lagi punya uang di tabungan pensiun yang belum bisa diakses.

Menurut Randy Bruns, penasihat keuangan dari Model Wealth, "Kekayaan bersih itu seperti foto diam, sedangkan laporan arus kas itu seperti video yang menunjukkan bagaimana uang benar-benar bergerak."

 

Kenyamanan Finansial Tak Selalu Soal Uang

Slabaugh menekankan bahwa kenyamanan finansial sejati lebih dari sekadar angka.

Yang penting adalah:

  • Kebutuhan dasar terpenuhi
  • Punya ruang untuk melunasi utang
  • Membangun dana darurat
  • Investasi untuk masa depan

Namun yang lebih mendasar lagi: apakah uang Anda bekerja sesuai dengan nilai hidup Anda?

Bagi sebagian orang, uang memberi rasa aman. Bagi yang lain, uang adalah alat untuk mendapatkan fleksibilitas dan kebebasan. Slabaugh menjelaskan, kenyamanan finansial sejati terjadi ketika cara Anda mengelola uang sejalan dengan apa yang paling Anda hargai.

Misalnya, seseorang yang merasa terjebak mungkin menghabiskan banyak uang untuk langganan streaming agar bisa ‘melarikan diri’. Tapi jika orang itu sadar akan kebutuhan akan kebebasan, ia bisa mengalihkan uang tersebut ke tabungan liburan yang benar-benar memberi kebahagiaan.

 

Jadi, Apa yang Benar-Benar Anda Butuhkan?

Daripada terus mengejar angka tertentu di rekening bank, tanyakan pada diri Anda:

  • Apa arti punya uang sebanyak itu?
  • Apa yang akan berubah dalam hidup Anda jika Anda sudah memilikinya?

Pertanyaan-pertanyaan ini sering kali lebih penting dan lebih mudah ditindaklanjuti dibandingkan sekadar mengejar target kekayaan bersih, kata Slabaugh.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6