Cek Daftar Tebaru Harga Emas Hari Ini di Antam, Naik Rp 2.000 Segram

Harga emas hari ini di Antam naik Rp 2.000 setelah pada Senin kemarin turun Rp 3.000.

Diterbitkan 12 April 2023, 09:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Harga emas yang dijual oleh PT Aneka Tambang atau Antam naik pada perdagangan Rabu pekan ini. Harga emas hari ini di BUMN tersebut naik Rp 2.000 setelah pada Senin kemarin turun Rp 3.000.

Harga emas Antam hari ini dibanderol Rp 1.071.000 per gram, lebih mahal jika dibandingkan dengan perdagangan kemarinyang dipatok Rp 1.069.000 per gram.

Sedangkan di sisi lain, harga emas Antam hari ini untuk pembelian kembali atau buyback juga naik Rp 2.000. Harga buyback emas Antam dipatok Rp 964.000 per gram.

Harga buyback ini merupakan patokan bila Anda menjual emas, maka harga emas antam akan dibeli Rp 964.000 per gram oleh Antam.

Melansir laman Logammulia, Rabu (12/4/2023), harga Antam menjual emas dengan ukuran mulai 0,5 gram hingga 1.000 gram.

Antam juga menawarkan emas seri batik, gift seri dengan ukuran beragam. Terbaru, emas edisi khusus uang dirilis Antam adalah Emas Imlek Rabbit yang keluar di awal tahun ini. Harga emas Antam belum termasuk PPh 22 sebesar 0,9 persen.

Anda bisa memperoleh potongan pajak lebih rendah (0,45 persen) jika menyertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

Berikut Rincian Harga emas Antam hari ini:

  • Harga emas Antam 0,5 gram = Rp 585.500
  • Harga emas Antam 1 gram = Rp 1.071.000
  • Harga emas Antam 2 gram = Rp 2.082.000
  • Harga emas Antam 3 gram = Rp 3.098.000
  • Harga emas Antam 5 gram = Rp 5.130.000
  • Harga emas Antam 10 gram = Rp 10.205.000
  • Harga emas Antam 25 gram = Rp 25.387.000
  • Harga emas Antam 50 gram = Rp 50.695.000
  • Harga emas Antam 100 gram = Rp 101.312.000
  • Harga emas Antam 250 gram = Rp 253.015.000
  • Harga emas Antam 500 gram = Rp 505.820.000
  • Harga emas Antam 1.000 gram = Rp 1.011.600.000.

Harga Emas Melompat, Tembus USD 2.000 per Ons Lagi

Harga emas naik kembali di atas level kunci USD 2.000 pada hari Selasa karena dolar AS keluar dari puncak sesi terakhir. Sementara pedagang menunggu data inflasi AS hari Rabu untuk isyarat kenaikan suku bunga di masa depan.

Diktuip dari CNBC, Rabu (12/4/2023), harga emas di pasar spot naik 0,7 persen menjadi USD 2.005,3376 per ons. Sementara emas berjangka AS menetap 0,8 persen lebih tinggi pada USD 2.021,0.

Emas menemukan beberapa jeda dari jeda dolar AS, menyusul pemantulan di sesi sebelumnya, juga membantu mengimbangi tekanan dari imbal hasil Treasury yang lebih tinggi.

"Pada tahap permainan ini, pasar tidak terlalu sibuk dengan apakah kami mendapatkan 25 basis poin lagi" dari Federal Reserve pada bulan Mei, kata Bart Melek, kepala strategi komoditas di TD Securities.

“Pasar sedang melihat pivot dan menandakan suku bunga yang lebih rendah saat kita bergerak lebih dalam ke paruh kedua tahun 2023,” tambahnya.

Prospek The Fed menaikkan suku bunga acuan hanya sekali lagi sebesar 25 basis poin merupakan titik awal yang berguna, kata Presiden Fed New York John Williams, sementara Presiden Fed Chicago Austan Goolsbee mengatakan bank sentral harus berhati-hati dalam menaikkan suku bunga di menghadapi tekanan perbankan baru-baru ini.

 

Harga Emas Sempat Turun

Emas turun hampir 1 persen pada hari Senin setelah data pekerjaan AS yang kuat pada hari Jumat meningkatkan kemungkinan kenaikan suku bunga Mei menjadi sekitar 70 persen.

Data indeks harga konsumen (CPI) AS pada hari Rabu dapat menghasilkan tanda-tanda berapa lama Fed akan melanjutkan kampanye melawan inflasi.

"Jika CPI mendorong lebih tinggi dan mendukung pengetatan kebijakan moneter setelah angka non-form payroll yang kuat, imbal hasil riil dapat berubah lebih tinggi sehingga meningkatkan biaya peluang untuk memegang emas," tulis analis DailyFX Warren Venketas dalam sebuah catatan.

Bank sentral seharusnya tidak menghentikan perjuangan mereka melawan inflasi karena risiko stabilitas keuangan, kata kepala ekonom IMF Pierre-Olivier Gourinchas.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6