Sukses

Akhirnya, Harga Emas Antam Hari Ini Tembus di Atas Rp 1 Juta Segram

Liputan6.com, Jakarta Harga logam mulia yang dijual PT Aneka Tambang atau Antam kian berkilau. Harga emas hari ini di Antam akhirnya menembus di atas Rp 1 juta segram.

Harga emas Antam dijual Rp 1.004.000 per gram, alias naik Rp 13.000 dibandingkan hari sebelumnya. Demikian pula harga emas Antam untuk beli kembali atau buybacl bertamah Rp 13.000 menjadi Rp 911.000 per gram.

Harga buyback ini merupakan patokan bila Anda menjual emas maka Antam akan membelinya di harga Rp 911.000 per gram.

Saat ini, Antam menjual emas dengan ukuran mulai 0,5 gram hingga 1.000 gram. Harga emas Antam belum termasuk PPh 22 sebesar 0,9 persen. Hingga pukul 08.50 WIB, harga emas Antam sebagian besar masih ada.

Anda bisa memperoleh potongan pajak lebih rendah (0,45 persen) jika menyertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

Berikut rincian harga emas Antam hari ini pada Jumat, 2 Desember 2022 untuk berbagai ukuran:

* Harga emas ukuran 0,5 gram Rp 552.000

* Harga emas ukuran 1 gram Rp 1.004.000

* Harga emas ukuran 2 gram Rp 1.948.000

* Harga emas ukuran 3 gram Rp 2.897.000

* Harga emas ukuran 5 gram Rp 4.795.000

* Harga emas ukuran 10 gram Rp 9.535.000

* Harga emas ukuran 25 gram Rp 23.712.000

* Harga emas ukuran 50 gram Rp 47.345.000

* Harga emas ukuran 100 gram Rp 94.612.000

* Harga emas ukuran 250 gram Rp 236.250.000

* Harga emas ukuran 500 gram Rp Rp 472.320.000

* Harga emas ukuran 1.000 gram Rp Rp 944.600.000

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

Harga Emas Dunia Hari Ini

Harga logam mulia kembali menunjukkan tajinya. Harga emas hari ini di pasar global melonjak lebih dari 2 persen mencapai USD 1.800 per ons.

Kenaikan harga BBM dipicu melemahnya Dolar AS seiring prospek kenaikan suku bunga lebih lambat oleh Federal Reserve (Fed) dan tanda-tanda inflasi AS mendingin.

Melansir laman CNBC, Jumat (2/12/2022), harga emas di pasar spot naik 1,9 persen menjadi USD 1.801,79 per ons. Harga sempat mencapai USD 1.803,94 di awal sesi. Sementara emas berjangka AS naik 3,2 persen menjadi USD 1.816 per ons.

"Kami telah menetapkan tren naik harga pada grafik harian yang mengundang pembelian berbasis teknis... kami melihat sikap dovish oleh (Ketua Fed Jerome Powell) mendukung pasar komoditas dan melihat indeks dolar AS mundur," kata Jim Wyckoff, analis senior di Kitco Metals.

Powell mengatakan sudah waktunya untuk memperlambat laju kenaikan suku bunga yang akan datang, tetapi menambahkan bahwa pengendalian inflasi "akan memerlukan kebijakan menahan pada tingkat yang membatasi untuk beberapa waktu."

Sementara itu, nilai tukar Dolar AS mendekati ke level terendah empat bulan terhadap para pesaingnya, membuat emas lebih murah untuk pembeli di luar negeri.

Pedagang saat ini menilai probabilitas 91 persen bahwa Fed menaikkan suku bunga sebesar 50 basis poin pada 14 Desember.

Hal lain yang mendukung prediksi seputar kenaikan suku bunga yang lebih lambat, adalah data menunjukkan moderasi dalam tren inflasi bulan lalu, meningkatkan minat pada emas. Ini menurut para analis.

 

3 dari 3 halaman

Faktor Pendukung Harga Emas

Emas sangat sensitif terhadap kenaikan suku bunga AS, karena ini meningkatkan biaya peluang memegang emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil.

Di sisi teknis, emas diperdagangkan di atas rata-rata pergerakan 50 hari, 100 hari, dan 200 hari, yang dianggap sebagai sinyal bullish oleh para pedagang.

Fokus sekarang beralih ke data non-farm payrolls (NFP) Departemen Tenaga Kerja AS yang akan dirilis pada hari Jumat.

Jika angka NFP mengkonfirmasi kelemahan yang terlihat pada data kemarin, maka "pasar emas pasti memiliki alasan untuk menunggu untuk bergerak lebih tinggi," kata Ole Hansen, kepala strategi komoditas di Saxo Bank.

Di tempat lain, harga perak melonjak 2,3 persen menjadi USD 22,70 per ons, platinum naik 0,85 persen menjadi USD 1.041,50, sementara paladium bertambah 3,2 persen menjadi USD 1.941,72.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS