Sukses

Ini Top 10 Instansi Paling Banyak Dilamar CPNS 2021

Liputan6.com, Jakarta - Badan Kepegawaian Negara (BKN) mencatat jumlah pendaftar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) atau Aparatur Sipil Negera (ASN) sudah mengisi formulir hingga Selasa (13/7), siang kemarin sudah mencapai 1,93 juta orang. Sementara dari jumlah tersebut sudah submit baru 924.379 orang.

"Hai #Sobat BKN, berikut update pelamar s/d 13-07-2021 Pukul 13.31.00 WIB mengisi Formulir 1.930.056. Sudah Submit 924.379," tulis pengumuman resmi dari Facebook BKN, Rabu (14/7).

Berikut top 10 instansi yang paling banyak dilamar CPNS 2021 :

1. Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia 283.282 pendaftar

2. Kementerian Perhubungan 70.665 pendaftar

3. Kejaksaan Agung 66.704 pendaftar

4. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 39.094 pendaftar

5. Pemerintah Provinsi Jawa Timur 25.351 pendaftar

6. Pemerintah Provinsi Jawa Barat 23.401 pendaftar

7. Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta 22.535 pendaftar

8. Kementerian Kesehatan 17.790 pendaftar

9. Kementerian Pertanian 15.436 pendaftar

10. Badan Intelijen Negara 14.941 pendaftar

 

 

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Paling Sepi Pendaftar

10 instansi paling sepi pendaftar:

1. Pemerintah Kab. Maybrat 11 pendaftar

2. Pemerintah Kab. Manokwari Selatan 28 pendaftar

3. Pemerintah Kab. Kaimana 31 pendaftar

4. Pemerintah Kab. Teluk Wondama 44 pendaftar

5. Pemerintah Kab. Sorong Selatan 46 pendaftar

6. Pemerintah Kab. Kepulauan Tanimbar 47 pendaftar

7. Pemerintah Kab. Maluku Barat Daya 59 pendaftar

8. Pemerintah Kab. Pakpak Bharat 71 pendaftar

9. Pemerintah Kota Sibolga 76 pendaftar

10. Pemerintah Kab. Raja Ampat 78 pendaftar

"Waktunya masih lama, teliti dan hati-hati dalam mengisi formulir," tulis pengumuman tersebut.

 

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

3 dari 4 halaman

400 Orang Gagal Daftar CPNS 2021 Gara-Gara Terdata sebagai PNS, Kok Bisa?

Badan Kepegawaian Negara (BKN) melaporkan, ada sekitar 400 aduan dari calon pendaftar CPNS 2021 di sistem Helpdesk SSCASN, yang mengaku dirinya terdata sebagai PNS.

Alhasil pendaftar tersebut gagal mendaftar CPNS lantaran sistem SSCASN mendeteksi yang bersangkutan sebagai PNS berdasarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang dimasukannya.

"Kita kan kuncinya NIK, saat dia bikin akun itu kalau ter-detect sebagai PNS kita harus cek dulu, kenapa dia bisa terdeteksi sebagai PNS," ujar BKN dalam briefing singkat CPNS 2021 di akun Instagram @bkngoidofficial, Selasa (13/7/2021).

Dalam salah satu kasus, ditemukan status PNS didapat pada NIK salah seorang pendaftar CPNS, lantaran orang tuanya memang merupakan abdi negara.

"Jadi kesannya dia PNS, padahal itu NIK ibunya, datanya data di ibunya. Mungkin dulu ibunya salah ketik, jadi kita perbaiki. Kita hapus di terdaftar," ujar BKN.

Dijelaskan BKN, portal SSCASN memang akan menolak pendaftar CPNS 2021 untuk bikin akun jika yang bersangkutan terdeteksi sebagai PNS. Mengacu pada aduan seperti ini, BKN berjanji untuk mengecek kasus ini satu per satu.

"Yang 400 masuk ini juga dicek satu per satu, kenapa masalahnya. Takutnya kan dia sudah pernah diberhentikan (dari PNS), itu kan enggak bisa. Apalagi dia pemberhentiannya berat," tutur BKN. 

4 dari 4 halaman

Update Pendaftaran CPNS 2021: 1.727.276 Peserta Sudah Isi Formulir

Sebelumnya, Badan Kepegawaian Negara (BKN) selalu mengupdate pendaftar CPNS 2021. Disebutkan jika peserta CPNS yang sudah mengisi formulir sebanyak 1.727.276, sementara yang sudah submit 778.546, hingga Senin, 12 Juli 2021 ini.

Update pendaftar CPNS 2021 ini diumumkan melalui akun resmi facebook BKM di @Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia. 

"Hai #Sobat BKN, berikut update pelamar s/d 12-07-2021 Pukul 13.24.00 WIB Mengisi Formulir 1.727.276 Sudah Submit 778.546," mengutip penjelasan BKN.

Pemerintah telah membuka pendaftaran CPNS 2021 sejak 30 juni hingga 21 Juli 2021. Seleksi abdi negara terdiri dari kategori CPNS, PPPK guru dan PPPK nonguru.

Peserta pendaftaran CPNS 2021 dan PPPK bisa mendaftarkan diri pada portal SSCSN BKN di https://sscasn.bkn.go.id/.

Tahun ini, Badan Kepegawaian Negara (BKN) memprediksi jumlah pendaftar CPNS 2021 dan PPPK diprediksi bisa mencapai 5 juta peserta untuk formasi CPNS yang dibuka.

Sesuai alur dari BKN, buat peserta yang lolos seleksi administrasi, pendaftar CPNS 2021 bisa memasuki tahap berikutnya.

Seperti rangkaian tes seleksi kompetisi dasar (SKD) dan kompetisi bidang (SKB) menggunakan skema computer assisted test (CAT).

Kabar baiknya, BKN menyediakan link simulasi tes CAT buat pendaftar CPNS 2021 berlatih. Simulasi bisa dicoba di http://cat.bkn.go.id/simulasi.

"#SobatBKN, menjelang masa seleksi rekrutmen ASN (CPNS&PPPK) banyak beredar di masyarakat buku panduan kiat lulus tes ASN dgn mencantumkan logo lama CAT-BKN. Mimin tegaskan bhw BKN tdk pernah bekerja sama maupun secara mandiri menerbitkan buku kisi2 materi seleksi ASN dan sejenisnya," mengutip penjelasan BKN dalam akun facebook resminya @Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia, Senin (5/7/2021).

BKN menegaskan jika selama ini tidak menggandeng pihak manapun untuk menerbitkan buku kisi-kisi materi seleksi ASN dan sejenisnya. 

"Untuk latihan soal2 seleksi ASN menggunakan CAT, kalian bisa ikuti simulasinya via kanal berikut http://cat.bkn.go.id/simulasi. Buka pake PC lbh joss ya guys," mengutip penjelasan BKN.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS