Sukses

Lebih Murah Lagi, Simak Harga Emas Pegadaian Hari Ini 18 Februari 2021

Liputan6.com, Jakarta Harga emas yang dijual PT Pegadaian (Persero) terpantau lebih murah. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini ikut menawarkan jasa jual dan beli emas, melengkapi jasa gadai yang telah ditawarkan sebelumnya.

Ada beberapa jenis emas yang dijual Pegadaian. Mulai dari emas Antam, emas Batik, emas Retro dan emas UBS. Semua jenis emas itu hanya tersedia di outlet Pegadaian.

Setiap harinya harga emas Pegadaian mengalami perubahan harga. Pada Kamis, 18 Februari 2021, harga semua jenis emas terpantau lebih murah jika dibandingkan dengan perdagangan sebelumnya.

Berikut ini daftar lengkap dan terbaru harga emas PT Pegadaian (Persero) pada 18 Februari 2021:

Harga Emas Antam:

- 2,0 gram = Rp1.863.000

- 3,0 gram = Rp2.767.000

- 5,0 gram = Rp4.577.000

- 10,0 gram = Rp9.095.000

- 25,0 gram = Rp22.606.000

- 50,0 gram = Rp45.128.000

- 100,0 gram = Rp90.175.000

 

Harga Emas Antam Retro

- 0,5 gram = Rp438.000

- 1,0 gram = Rp875.000

- 2,0 gram = Rp1.749.000

- 3,0 gram = Rp2.623.000

- 5,0 gram = Rp4.371.000

- 10,0 gram = Rp8.742.000

- 25,0 gram = Rp21.853.000

- 50,0 gram = Rp43.706.000

- 100,0 gram = Rp87.412.000

 

Harga Emas Antam Batik

- 0,5 gram = Rp607.000

- 1,0 gram = Rp1.120.000

 

Harga Emas UBS

- 0,5 gram = Rp489.000

- 1,0 gram = Rp916.000

- 2,0 gram = Rp1.817.000

- 5,0 gram = Rp4.488.000

- 10,0 gram = Rp8.928.000

- 25,0 gram = Rp22.276.000

- 50,0 gram = Rp44.458.000

- 100,0 gram = Rp88.880.000

- 250,0 gram = Rp222.134.000

- 500,0 gram = Rp443.746.000

- 1000,0 gram = Rp886.531.000

 

Reporter: Aprilia Wahyu Melati

 

 

2 dari 3 halaman

Harga Emas Terhempas ke Level Terendah Lebih dari 2 Bulan

Harga emas kembali kehilangan kemilaunya, dengan merosot ke level terendah dalam lebih dari 2 bulan. Penurunan harga emas dipicu taruhan jika pemulihan ekonomi bisa kembali mendongkrak Dolar dan patokan imbal hasil Treasury AS.

Tercatat, harga emas di pasar spot turun 1,2 persen menjadi USD 1.773,72 per ounce, setelah mencapai level terendah sejak 30 November di posisi USD 1.768,60 sebelumnya. Harga emas berjangka AS turun 1,5 persen menjadi USD 1.772,80.

“Ekonomi AS diperkirakan akan pulih perlahan,” kata Direktur Perdagangan Logam di High Ridge Futures, David Meger, melansir CNBC, Kamis (18/2/2021).

Dia mengatakan jika, keyakinan perlawanan melawan virus Corona Covid-19 ditunjukkan dengan Dolar yang sedikit menguat dan dalam imbal hasil 10 tahun, yang naik ke level tertinggi sejak Februari 2020.

Meningkatnya optimisme untuk rencana stimulus AS senilai USD 1,9 triliun dan ekspektasi inflasi yang meningkat mendorong benchmark imbal hasil obligasi.

Kemudian pada gilirannya mengangkat Dolar AS ke posisi puncak lebih dari satu minggu. Ukuran inflasi yang diharapkan, berada pada level tertinggi sejak Agustus 2014 di 2,2 persen.

Sementara emas dianggap sebagai lindung tengah tertantang kondisi nilai inflasi yang kemungkinan didorong stimulus yang lebih besar, di mana imbal hasil yang lebih tinggi meningkatkan peluang terhadap logam mulia yang tidak memberikan hasil.

"Tapi emas bisa kembali disukai begitu mata uang lain mulai mengungguli dolar akhir tahun ini," kata Analis OANDA Craig Erlam.

Adapun harga logam lainnya, seperti platina turun 1,1 persen menjadi USD 1.247,85 per ounce, jauh di bawah posisi tertinggi di Selasa USD 1.336,50, puncaknya sejak September 2014.

Sementara harga Palladium turun 0,4 persen menjadi USD 2.372,62, sementara perak naik 0,1 persen lebih tinggi menjadi USD 27,26.

 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Ini