Sukses

46.979 Wisatawan Domestik Telah Masuk Bali Lewat Bandara Ngurah Rai

Liputan6.com, Jakarta - PT Angkasa Pura I (Persero) mencatatkan tren kenaikan pergerakan wisatawan domestik menuju Pulau Bali pada libur Natal dan tahun baru 2021. Secara kumulatif, jumlah wisatawan masuk Bali melalui Bandara Ngurah Rai mencapai 46.979 orang sejak 18 sampai 24 Desember 2020.

Stakeholder Relation Manager Angkasa Pura I Ngurah Rai Taufan Yudhistira menyebut, torehan itu mengindikasikan aturan swab PCR tak serta merta menurunkan tingkat kunjungan wisatawan ke Bali. Mengingat pergerakan penumpang tercatat lebih tinggi dibandingkan sebelum periode libur Nataru tiba.

"Kalau dilihat dari tanggal 18 Desember 2020, atau Hari Pertama Posko Monitoring Angkutan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 dan diberlakukan aturan PCR trennya cenderung meningkat dari kedatangan domestik hingga 24 Desember," ujar dia saat dihubungi Merdeka.com, Jumat (25/12).

Taufan merinci, pada tanggal 18 Desember jumlah kedatangan tercatat sebanyak 6.102 orang. Lalu, pada tanggal 19 Desember jumlah kedatangan tercatat sebesar 5.318 orang.

Kemudian, pada tanggal 20 Desember terjadi kenaikkan meksipun tidak siginifikan yakni 6.289 orang. Sedangkan pada tanggal 21 Desember jumlah kedatangan wisatawan domestik sebesar 4.630 orang.

Sementara di tanggal 22 Desember, AP I kembali mencatat adanya kenaikan kedatangan sebanyak 5.050 orang. Sedangkan, pada 23 Desember terjadi kenaikan kedatangan sebesar 9.263 orang.

Tren lonjakan penumpang juga berlangsung pada pada H-1 Natal atau 24 Desember 2020 dimana tingkat kedatangan wisatawan menembus 10.000 orang. Atau tepatnya 10.327 orang.

Sehingga Angkasa Pura I memperoyeksi puncak kunjungan wisatawan domestik menuju Bali terjadi pada hari ini. "Prediksi puncak tanggal 25 Desember," tandasnya.

Reporter: Sulaeman

Sumber: Merdeka.com

2 dari 3 halaman

Angkasa Pura I Siapkan Rapid Test Antigen di 7 Bandara, Cek Lokasi dan Harganya

Sebelumnya, PT Angkasa Pura I (AP I) menyediakan layanan rapid test antigen dan PCR test di beberapa bandara pada masa liburan Natal dan Tahun Baru 2021.

Direktur Utama AP I Faik Fahmi mengatakan, Angkasa Pura I berupaya untuk mendukung penerapan penerbangan sehat dan protokol kesehatan yang ketat pada masa libur akhir tahun, di mana rapid test antigen menjadi syarat untuk melakukan penerjalanan udara ke berbagai tempat.

"Layanan ini diharapkan dapat mempermudah dan mendukung calon penumpang pesawat udara untuk menerapkan penerbangan yang sehat dan aman," ujar Faik Fahmi dalam keterangan tertulis, Jumat (18/12/2020).

Adapun, layanan rapid test antigen tersedia di 7 bandara, yaitu:

1. Bandara I Gusti Ngurah Bali dengan biaya sebesar Rp 170.000 dan hasil yang dapat diketahui dalam 1 jam. Layanan rapid test antigen di bandara ini buka sejak pukul 07.00 - 22.00 WITA

2. Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang dengan biaya sebesar Rp 170.000 dan hasil yang dapat diketahui dalam 1 jam

3. Bandara Internasional Yogyakarta dengan biaya sebesar Rp 170.000 dan hasil yang dapat diketahui dalam 1 jam

4. Bandara Sultan Hasanuddin Makassar dengan biaya sebesar Rp 175.000 dan hasil yang dapat diketahui dalam 1 jam

5. Bandara Juanda Surabaya dengan biaya sebesar Rp 170.000 dan hasil yang dapat diketahui dalam 1 jam

6. Bandara Adi Soemarmo Solo dengan biaya sebesar Rp 170.000 dan hasil yang dapat diketahui dalam 1 jam

7. Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin dengan biaya sebesar Rp 170.000, dan hasil yang dapat diketahui dalam 1 jam.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: