Sukses

Arab Saudi Borong Buah dan Sayuran RI Senilai Rp 77 Miliar

Liputan6.com, Jakarta - Perusahaan Arab Saudi Maula Al Dawilah Trading & Co membeli produk buah dan sayuran Indonesia sebesar USD 5,35 juta atau Rp 77 miliar selama satu tahun. 

"Impor buah dan sayuran khas Indonesia yang dilakukan importir Arab Saudi yaitu Maula Al Dawilah Trading & Co memudahkan masyarakat Indonesia yang tinggal di sana untuk mendapatkan produk-produk tersebut," ujar Kepala Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Jeddah Gunawan, seperti ditulis Minggu (27/1/2019).

Produk-produk yang diimpor itu merupakan hasil pertanian dan perkebunan dari Indonesia, antara lain buah naga, durian, pisang, mangga, pepaya, nangka, sirsak, rambutan.

Selain itu, ada salak, manggis, belimbing, bahan sayur-sayuran, lengkuas, cabai, kemiri, bawang merah, bawang putih, jahe, kayu manis, tanaman apotek hidup, daun kelapa, buah kelapa, petai, dan jengkol.

Maula Al Dawilah Trading & Co juga mengimpor aneka makanan olahan seperti kerupuk, kacang dan produk olahan kacang, biskuit, aneka kopi, minuman sereal Energen, gula merah, kopi Good Day.

Selanjutnya ada produk mi dan bihun, tepung beras, tepung jagung, kecap sedap, santan cair Kara, buah-buahan kaleng, tuna, serta kedelai.

Maula Al Dawilah Trading & Co mendatangkan buah-buahan dari Indonesia secara rutin sebanyak 3 - 5 ton setiap minggunya atau sebanyak 130 - 170 ton setiap tahun melalui kargo udara dengan proses pengiriman selama dua hari. 

 

2 dari 2 halaman

Sebagian Besar Produk Indonesia

Sedangkan untuk produk makanan dan minuman (mamin) olahan serta buah dan sayur yang tahan lama, pengirimannya dilakukan melalui kapal laut selama 15 - 20 hari.

Menurut Gunawan, dari total impor yang dilakukan Maula Al Dawilah Trading & Co, 70 persennya merupakan produk Indonesia.

Sedangkan 30 persen sisanya merupakan produk-produk dari Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Filipina. Maula Al Dawilah Trading & Co mempunyai dua gudang besar yang berada di Jeddah dan Dammam untuk memenuhi kebutuhan produk Indonesia di Arab Saudi.

Gudang yang berada di Jeddah digunakan untuk memenuhi permintaan produk Indonesia di Arab Saudi bagian barat. Sedangkan gudang yang terletak di Dammam digunakan untuk memenuhi kebutuhan di bagian timur Arab Saudi. 

 

Saksikan video pilihan di bawah ini:

 

Perbedaan Kartu Ma’ruf dan Sandi di Debat Cawapres
Loading
Artikel Selanjutnya
Peringati Hari Republik Ke-70, India Tegaskan Persahabatan dengan RI
Artikel Selanjutnya
Dino Patti Djalal: China Bakal Jadi Penyedia Solusi untuk RI dan Kawasan Asia