Sukses

Pernikahan Putri Orang Terkaya di Asia Habiskan Dana Rp 217 Miliar

Liputan6.com, Udaipur - Orang terkaya di India, Mukesh Ambani, baru saja menikahi putrinya di Udaipur yang terkenal akan danau Pichola. Tak tanggung-tanggung, salah satu undangan yang tiba adalah mantan ibu negara, menteri luar negeri, dan senator Amerika Serikat: Hillary Clinton.

Dilansir dari Forbes, Hillary Clinton turut datang di pernikahan Isha Ambani pada Selasa, 12 Desember 2018, setelah sebelumnya diketahui berjalan di bazar di Udaipur bersama Isha dan ibunya.

Suami Hillary Clinton,mantan presiden Bill Clinton, tidak terlihat di acara yang sama. Ia hanya ditemani oleh orang kepercayaannya, yaitu Huma Abedin. Mantan menteri luar negeri AS lainnya, John Kerry, juga terlihat menghadiri pesta.

Selain dihadiri bintang-bintang Bollywood, tamu-tamu internasional juga hadir seperti CEO Standard Chartered Bill Winters, pemimpin Goldman Sachs Asia Kenneth Hitchner, BP CEO Bob Dudley wakil pemimpin Samsung Lee Jae Yong, dan CEO Ericsson CEO Börje Ekholm.

Kompetitor Mukesh Ambani dalam bisnis pun turut diundang, seperti miliarder Kumar Birla dan Sunil Mittal. 

Pesta pernikahan putri orang terkaya itu dikabarkan menghabiskan dana hingga USD 100 juta atau setara Rp 1,4 triliun (USD 1 = Rp 14.496). Namun, pihak Reliance (perusahaan Ambani) menyebut dananya hanya sekitar USD 15 juta (Rp 217 miliar).

Sang mempelai pria adalah bagian dari Anan Piramal, anak dari miliarder farmasi Ajay Piramal. Pesta rencananya dilangsungkan selama 7 hari dan telah dimulai sejak akhir pekan lalu.

Saat ini Mukesh Ambani adalah orang terkaya di Asia. Ia menggeser Jack Ma dari posisi tersebut berkat konglomerasinya yaitu Reliance yang aktif di sektor tekstil, telekomuniasi, gas alam, dan lain sebagainya.

2 dari 2 halaman

Aksi Sosial Crazy Rich Asian Asal India dalam Rangkaian Pernikahan Sang Anak

Crazy Rich Asian asal India, Mukesh Ambani melepas anaknya Isha Ambani kepada sang calon suami yang juga anak dari miliarder, Ajay Piramal yaitu Anand Piramal, Rabu, 12 Desember 2018. Pernikahan dua anak konglomerat tersebut seketika menyedot atensi publik.

Serangkaian pernikahan super mewah mantap dilaksanakan. Seperti dikutip dari Bloomberg, Rabu 12 Desember 2018, prosesi menuju pernikahan Crazy Rich Asian asal India ini berlangsung selama seminggu dan menelan biaya yang diperkirakan sekitar 100 juta dolar AS atau setara Rp 1,5 triliun.

Di sisi lain, seseorang yang dekat dengan keluarga calon mempelai menyampaikan bahwa jumlah biaya pernikahan Isha dan Anand tidak lebih dari 15 juta dolar AS atau sekitar Rp 220 miliar. 

Dalam rangkaian pernikahan, keluarga Ambani melakukan aksi sosial. Mereka menyumbangkan makanan kepada 5.100 orang sebanyak tiga kali sehari selama empat hari sebagai ungkapan terima kasih kepada kota Udaipur.

Melalui akun Instagram pribadi, Isha mengunggah potret yang mengabadikan dirinya, ayah, dan sang ibunda tengah memberikan makanan kepada anak-anak dan orang dewasa. Ia turut menyertakan keterangan dalam potret tersebut.

"My Fav Moments nd Pic "Anna Seva" Serving Food To Children (Momen favorit saya dan gambar "Anna Seva" menghidangkan makanan untuk anak-anak)," tulisnya.

Selain itu, keluarga Crazy Rich Asian asal India tersebut juga mendirikan bazar yang menampilkan 108 lukisan tradisional India, tembikar, dan seni lainnya. Pernyataan ini disampaikan melalui perwakilan keluarga.

Fakta mencengangkan lain dari perayaan pra-pernikahan dua anak konglomerat ini ketika mereka turut mengundang Shah Rukh Khan, politisi Hillary Clinton, hingga pengusaha Amerika Henry Kravis. Tak hanya itu, papermag.com menulis bahwa Beyonce juga diundang untuk tampil di momen bahagia Isha dan Anand.

Sementara, upacara pernikahan anak Crazy Rich Asian asal India, Isha Ambani diselenggarakan di Gedung Antilia 27 lantai di Mumbai, India. Acara setelah pernikahan dilaksanakan di kota tersebut juga.

 

Theresa May Kalah, Parlemen Inggris Tolak Kesepakatan Brexit

Tutup Video
Artikel Selanjutnya
Sosok Orang Terkaya yang Paling Tua dan Muda di Indonesia
Artikel Selanjutnya
Harta 50 Orang Terkaya Indonesia Nyaris Setara Penerimaan Negara