Sukses

Cari Perawat, Rumah Sakit Ini Tawarkan Bonus Rp 142 Juta

Liputan6.com, New York - Beberapa rumah sakit di berbagai wilayah di Amerika Serikat tengah menghadapi permasalahan yang sama. Mereka kesulitan untuk mendapat tenaga perawat yang berkualitas.

Rumah sakit UCHealth misalnya. Saat ini pihak manajemen sedang membuka lowongan untuk 330 orang perawat demi bisa memenuhi kebutuhan di sana. Namun, demi bisa menarik minat pelamar, rumah sakit tersebut menawarkan bonus bagi pegawai yang masuk mencapai US$ 10 ribu atau Rp 142 juta.

Chief Nursing Executive dari UC Health Kathy Howell mengatakan, bonus itu ditawarkan demi meningkatkan semangat pegawai saat bekerja. Dilansir dari CNNMoney.com, Sabtu (10/3/2019), bukan hanya bonus nantinya para pegawai di sana juga bakal mendapat fasilitas lain.

Fasilitas yang diberikan itu antara lain uang sebesar US$ 4.000 yang bisa digunakan untuk melanjutkan pendidikan. Ada lagi program Traveler RN Program yang mengijinkan perawat mengunjungi berbagai fasilitas kesehatan lain di Amerika Serikat.

Bukan hanya UCHealth, rumah sakit lain yakni Inova Health System juga menawarkan fasilitas yang sama. Rumah sakit yang terletak di Washington DC tersebut menawarkan pegawainya bonus sebesar US$ 20 ribu apabila mereka bersedia untuk bekerja di cabang rumah sakit yang terletak 80,4 kilometer dari kantor utama.

 

1 dari 2 halaman

Gaji tinggi

Amerika Serikat memang menjadi negara yang menerapkan gaji tinggi untuk penduduk yang berprofesi sebagai perawat. Berdasarkan data statistik ketenagakerjaan Amerika tahun 2016, gaji rata-rata perawat terdaftar (registered nurse - RN) mencapai USD 66.640 per tahun atau sekitar Rp 885,65 juta setahun atau Rp 73 jutaan sebulan.

Besar gaji ditentukan oleh jenjang pendidikan dan pengalaman kerja. Pendidikan keperawatan di Amerika Serikat ada tiga jenjang yakni sarjana keperawatan, diploma tiga keperawatan, dan diploma dua keperawatan.

Sarjana keperawatan di Amerika bergelar Bachelor of Science degree in Nursing (BSN) dengan masa tempuh pendidikan selama empat tahun.

Artikel Selanjutnya
Dapat Kiriman Foto Payudara Wanita Via Email, Para Pengacara di AS Panik
Artikel Selanjutnya
Reformasi Kebijakan Hulu Migas RI Dapat Apresiasi di AS