PLN Sebut Gangguan Pembangkit Listrik Mulai Pulih, Pemadaman Dapat Berkurang

PLN meminta maaf atas ketidaknyamanan karena pemadaman listrik bergilir.

Diterbitkan 22 Juni 2026, 09:58 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo mengungkapkan gangguan pada salah satu pembangkit listrik milik swasta sudah berhasil ditangani. Dia mengklaim hal tersebut mampu mengurangi tingkat pemadaman listrik di Pulau Jawa.

Diketahui, sebelumnya disebut ada dua pembangkit listrik yang mengalami gangguan. Salah satu Independent Power Producer (IPP) yang telah pulih kembali beroperasi dan tersinkronisasi dengan sistem kelistrikan Jawa pada Minggu, 21 Juni 2926, pukul 18.00 WIB.

"Salah satu pembangkit besar yang sempat gangguan telah berhasil dipulihkan dan telah sinkron dengan sistem kelistrikan Pulau Jawa serta mulai memasok listrik untuk menambah keandalan sistem kelistrikan di Pulau Jawa," kata Darmawan di PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (UIP2B Jamali), Depok, Jawa Barat, mengutip keterangan resmi, Senin (22/6/2026).

Dia mengklaim pulihnya pasokan listrik bisa mengurangi tingkat pemadaman yang terjadi di masyarakat dalam sepekan terakhir. "Dengan demikian, pemadaman bergilir yang terjadi pada minggu lalu saat ini telah berhasil diminimalisasi,” imbuhnya.

Dia menerangkan lagi, sistem kelistrikan di Pulau Jawa berangsur membaik. Pasokan batu bara disebut sudah didistribusi ke pembangkit, termasuk sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan.

“Kami ingin menyampaikan bahwa sistem kelistrikan di Pulau Jawa berangsur-angsur membaik. Pasokan energi primer yang sesuai spesifikasi yang dibutuhkan oleh pembangkit telah berjalan dengan lancar. Sehingga upaya penguatan pembangkit berjalan dengan baik,” jelas Darmawan.

Pantau Listrik 24 Jam

Sebagai langkah antisipasi terhadap dinamika sistem ke depan, PLN terus memantau intensif sekaligus memperkuat keandalan pembangkitan dan tata kelola rantai pasok energi primer.

"Kami terus memonitor upaya perbaikan sistem kelistrikan Pulau Jawa selama 24 jam, tujuh hari dalam seminggu, secara berkelanjutan. Kami melakukan upaya terbaik agar perbaikan yang telah berlangsung dapat terus terjaga dan ditingkatkan,” ujar Darmawan.

Pada kesempatan tersebut, PLN juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat manajemen beban di sejumlah wilayah.

"Kami juga ingin memohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat akibat pemadaman bergilir yang terjadi pada minggu lalu,” pungkasnya.

 

Dukungan Pemerintah

PLN mengapresiasi dukungan Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam upaya memperkuat keandalan sistem kelistrikan.

“Kami memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya atas dukungan pemerintah, dalam hal ini Kementerian ESDM, terutama kepada Menteri ESDM, Bapak Bahlil Lahadalia, atas dukungan dan koordinasinya sehingga seluruh ekosistem ketenagalistrikan dapat bekerja sama secara solid dalam rangka memperkuat dan membuat sistem kelistrikan Pulau Jawa menjadi lebih andal,” tutur Darmawan.

 

 

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6