10 Ide Memanfaatkan Bungkus Kopi Bekas Jadi Kerajinan Unik & Bernilai Jual

Temukan 10 ide memanfaatkan bungkus kopi bekas menjadi kerajinan tangan unik yang bernilai jual tinggi. Yuk, mulai daur ulang plastik jadi barang cantik.

Diterbitkan 10 Agustus 2026, 13:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Siapa sangka, bungkus kopi sachet yang biasanya langsung dibuang setelah digunakan ternyata bisa disulap menjadi berbagai kerajinan tangan yang cantik, fungsional, dan bahkan bernilai ekonomis. Sampah plastik memang masih menjadi masalah serius, tetapi dengan kreativitas, limbah ini bisa berubah menjadi produk bernilai.

Plastik masih menjadi bahan populer karena sifatnya yang ringan, fleksibel, tahan lembab, dan murah. Namun efek penggunaan berlebihan justru merusak lingkungan.

Daur ulang bungkus kopi bekas menjadi kerajinan tangan adalah pendekatan kreatif untuk mengatasi masalah sampah plastik sekaligus membuka peluang usaha. Manfaat daur ulang meliputi membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat, mencegah dan mengatasi pencemaran lingkungan, mengurangi polusi udara akibat sampah, mencegah timbulnya penyakit, serta meningkatkan pendapatan masyarakat.

Selain itu, kegiatan ini juga dapat meningkatkan daya kreativitas dan keterampilan pada masyarakat serta menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Jadi simak kumpulan ide daur ulang bungkus kopi berikut ini, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Senin (10/8/2026).

 

1. Tas Belanja atau Tas Selempang Anyaman

Lipat bungkus kopi menjadi ukuran kecil yang sama rata, lalu rangkai dan anyam menjadi badan tas yang kuat. Kerajinan ini bisa dibuat dari berbagai motif bungkus kopi seperti Kapal Api, Luwak White Coffee, atau Indocafé.

Anyaman zigzag dengan sudut dua menghasilkan anyaman lebih kuat dan padat. Untuk tas ukuran kecil, siapkan setidaknya 100 bungkus kopi yang menghasilkan 200 lipatan. Tas dari bungkus kopi ini memiliki nilai jual dan bisa dipasarkan mulai dari Rp30.000.

 

2. Dompet Cantik dari Bungkus Kopi

Gunakan pola anyaman lebih kecil untuk membuat dompet koin atau dompet HP. Pengerjaannya dikerjakan secara manual mulai dari menggunting, melipat, menjahit, hingga pemasangan resleting.

Dompet ini membutuhkan sekitar 72 hingga 100 bungkus kopi. Berdasarkan data dari Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Banjarsari, dompet buatan mereka dijual dengan harga Rp15.000 hingga Rp50.000 tergantung ukurannya.

3. Tikar atau Taplak Meja Anyaman

Sambungkan lembaran anyaman bungkus kopi menjadi alas duduk, tikar lantai, atau taplak meja yang tahan air. Kombinasi warna merah, hitam, dan putih dari bungkus kopi Kapal Api memberikan tampilan yang menarik. Gunakan anyaman rapat agar hasil akhir terasa kuat, rapi, dan nyaman dipakai sebagai dekorasi atau alas rumah.

 

4. Tempat Tisu Unik

Bungkus kerangka kardus bekas dengan potongan bungkus kopi atau susun dari hasil lipatan anyaman agar tampak rapi. Kreasi ini bisa digabungkan langsung dengan kardus bekas untuk memberikan struktur yang kokoh. Gunakan lem tembak agar penyatuan antara anyaman bungkus kopi dan rangka kardus lebih kuat serta tidak mudah lepas.

5. Wadah Serbaguna Anti Tumpah

Bentuk wadah ini menyerupai toples dengan bagian dalam dan luar yang dianyam secara cermat. Kreasi ini dapat menggunakan dua motif berbeda, seperti motif Kapal Api dan motif cangkir, untuk tampilan estetis yang menarik. Keunggulan dari wadah ini adalah ketika dibuka dan ditutup, bagian penutupnya terasa kencang sehingga tidak mudah tumpah.

6. Bunga Hias Plastik Berkilau

Gunting bungkus kopi menyerupai kelopak bunga, lalu gabungkan helaiannya menggunakan kawat atau lidi sebagai tangkai. Hasil akhirnya berupa vas bunga dekoratif yang tampak berkilau karena memantulkan cahaya dari material plastik bungkus kopi.

 

7. Topi atau Sarung Botol

Anda juga bisa membuat kreasi unik seperti topi pesta dari daur ulang plastik atau pelindung/sarung botol minum. Kreasi ini sangat cocok digunakan sebagai aksesori pameran, properti karnaval, maupun hadiah yang unik bagi teman atau kerabat.

8. Gantungan Kunci dari Bungkus Kopi

Gantungan kunci dari bungkus kopi sangat mudah dibuat dan bisa menjadi cendera mata atau suvenir yang menarik. Benda ini dapat dikombinasikan dengan berbagai bentuk karakter mini atau warna-warna cerah favorit agar terlihat semakin menggemaskan.

9. Hiasan Dinding dari Bungkus Kopi

Hiasan dinding dapat dibuat dengan teknik anyaman datar maupun teknik tempel pada bidang tertentu. Motif bungkus kopi yang berwarna cerah mampu memberikan sentuhan visual dekoratif yang mempercantik ruang tamu Anda.

 

10. Keranjang Anyam Serbaguna

Keranjang dari bungkus kopi bisa digunakan sebagai keranjang buah, tempat pensil, atau kotak penyimpanan barang-barang kecil di meja. Selain tikar, bungkus kopi sangat fleksibel untuk diolah menjadi bentuk keranjang anyam dengan teknik dasar penyambungan yang serupa.

Pertanyaan Seputar Ide Memanfaatkan Bungkus Kopi Bekas

Q: Berapa banyak bungkus kopi yang dibutuhkan untuk membuat kerajinan?

A: Untuk tas ukuran kecil, setidaknya diperlukan 100 bungkus kopi yang menghasilkan 200 lipatan. Untuk dompet, dibutuhkan sekitar 72 hingga 100 bungkus kopi. Semakin besar ukuran kerajinan, tentu semakin banyak pula bungkus kopi yang diperlukan.

Q: Bagaimana cara membersihkan bungkus kopi bekas sebelum dibuat kerajinan?

A: Cuci bungkus kopi dengan air mengalir hingga bersih dari sisa bubuk kopi di dalamnya. Setelah itu, keringkan dengan cara dijemur atau dilap menggunakan kain bersih hingga benar-benar kering sebelum mulai dilipat dan dianyam.

Q: Apakah kerajinan dari bungkus kopi bisa dijual? Berapa harganya?

A: Bisa. Tas dari bungkus kopi dapat dijual mulai dari Rp30.000. Sementara itu, dompet dijual seharga Rp15.000 hingga Rp50.000 tergantung ukuran dan kerumitannya.

Q: Apakah perlu mesin jahit untuk membuat kerajinan ini?

A: Tidak harus. Sebagian besar kerajinan dari bungkus kopi dapat dibuat secara manual menggunakan tangan, jarum, dan benang. Kesabaran dan ketelitian jauh lebih diutamakan daripada peralatan yang canggih.

Q: Bungkus kopi merek apa yang paling cocok untuk kerajinan?

A: Semua merek dapat digunakan. Kopi Kapal Api (khususnya Special Mix) sangat populer karena memiliki motif tulisan merek dan gambar cangkir yang menarik. Luwak White Coffee dengan warna putih netral juga sering dipakai untuk bagian dalam atau kombinasi warna.

Q: Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membuat satu kerajinan?

A: Waktu pengerjaan bervariasi tergantung pada ukuran dan tingkat kerumitannya. Bagi pemula, membuat tikar kecil atau dompet mungil bisa memakan waktu beberapa hari hingga satu minggu.

Q: Apakah hasil kerajinan dari bungkus kopi tahan air?

A: Ya. Karena berbahan dasar plastik aluminium foil, kerajinan tangan dari bungkus kopi bersifat tahan air, awet, dan cukup kuat untuk pemakaian sehari-hari.

Q: Apa manfaat utama dari mendaur ulang bungkus kopi bekas?

A: Selain mengurangi volume sampah plastik di lingkungan, kegiatan ini terbukti mampu membuka peluang usaha, meningkatkan kreativitas warga, serta mendukung gerakan Go Green melalui penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle).

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6