Liputan6.com, Jakarta - ETF emas menjadi salah satu pilihan investasi yang menarik perhatian setelah Bursa Efek Indonesia (BEI) menyiapkan instrumen berbasis emas yang dapat diperdagangkan layaknya saham. Berbeda dengan emas fisik, investor tidak perlu membeli dan menyimpan batangan emas secara langsung. Kepemilikan dilakukan melalui unit ETF yang nilainya dirancang mengikuti pergerakan harga emas atau aset berbasis emas. BEI menargetkan ETF emas mulai diperdagangkan pada 10 Agustus 2026, sehingga instrumen ini menjadi alternatif baru bagi masyarakat yang ingin mendapatkan eksposur terhadap emas melalui pasar modal.
Bagi calon investor, memahami cara koleksi ETF emas menjadi hal penting sebelum mulai bertransaksi. Prosesnya relatif sederhana karena pembelian dilakukan melalui perusahaan sekuritas, tetapi tetap ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, mulai dari pembukaan rekening efek, penyetoran dana, pemilihan ETF, hingga memahami biaya dan risiko. Lantas, bagaimana cara koleksi ETF emas yang benar untuk pemula?
Apa Itu ETF Emas?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4723185/original/051536300_1705921815-fotor-ai-2024012218929.jpg)
ETF atau Exchange Traded Fund merupakan instrumen investasi yang diperdagangkan di bursa. ETF emas dirancang untuk mengikuti pergerakan harga emas atau aset yang berkaitan dengan emas. Dengan membeli unit ETF, investor mendapatkan eksposur terhadap pergerakan harga emas tanpa harus memiliki dan menyimpan emas fisik secara langsung.
Secara umum, ETF emas dapat memiliki karakteristik yang berbeda. Ada ETF yang berbasis emas fisik dan ada pula ETF yang berisi saham perusahaan pertambangan emas. ETF berbasis emas fisik lebih berkaitan langsung dengan pergerakan harga emas, sedangkan ETF saham perusahaan tambang juga dipengaruhi kinerja bisnis perusahaan yang ada di dalam portofolionya.
Dalam konteks ETF emas yang disiapkan di Indonesia, regulasi melalui POJK Nomor 2 Tahun 2026 mengatur bahwa sedikitnya 95 persen Nilai Aktiva Bersih (NAB) ditempatkan pada aset berbasis emas. Aset tersebut dapat berupa emas batangan fisik, emas nonfisik, maupun instrumen emas lain yang ditetapkan OJK. Infrastruktur EGR atau Electronic Gold Receipt juga telah disiapkan dalam ekosistem tersebut.
Advertisement
Cara Koleksi ETF Emas untuk Pemula
Cara koleksi ETF emas pada dasarnya tidak jauh berbeda dengan membeli saham. Investor terlebih dahulu perlu memiliki rekening efek dan Rekening Dana Nasabah (RDN) pada perusahaan sekuritas yang telah memperoleh izin dari OJK. Setelah rekening aktif, dana investasi dapat disetorkan ke RDN untuk digunakan dalam transaksi ETF emas.
Setelah memiliki dana, investor dapat membuka aplikasi perdagangan milik sekuritas dan mencari kode ETF emas yang telah tercatat di BEI. Selanjutnya, tentukan jumlah unit yang ingin dibeli dan masukkan order sesuai harga yang tersedia di pasar. Transaksi dilakukan selama jam perdagangan bursa dan order akan berhasil apabila bertemu dengan order yang sesuai.
Jika pembelian berhasil, unit ETF emas akan tercatat dalam portofolio investor. Unit tersebut kemudian dapat disimpan sebagai bagian dari portofolio atau dijual kembali melalui mekanisme perdagangan di bursa. Investor juga dapat mengumpulkan unit secara bertahap sesuai tujuan dan kemampuan finansial, tetapi tetap perlu mempertimbangkan biaya transaksi, biaya pengelolaan, harga ETF, serta kondisi pasar sebelum melakukan pembelian.
Langkah-Langkah Cara Koleksi ETF Emas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1284020/original/015005600_1468056010-pengguna_.jpg)
Cara koleksi ETF emas dapat dilakukan melalui beberapa tahapan. Bagi pemula, berikut langkah yang perlu dipahami sebelum melakukan transaksi:
Membuka Rekening Efek
Langkah pertama adalah membuka rekening efek pada perusahaan sekuritas yang berizin dan diawasi OJK. Rekening efek diperlukan agar investor dapat melakukan transaksi instrumen yang diperdagangkan di pasar modal, termasuk ETF.
Dalam proses pembukaan rekening, investor biasanya juga mendapatkan RDN. Rekening ini digunakan sebagai tempat penyimpanan dana yang akan digunakan untuk melakukan transaksi investasi.
Menyetorkan Dana ke RDN
Setelah rekening efek dan RDN aktif, investor perlu menyetorkan dana sesuai nominal yang ingin digunakan untuk membeli ETF emas.
Sebaiknya dana yang digunakan telah disesuaikan dengan kemampuan finansial dan tujuan investasi. Jangan menggunakan seluruh dana untuk satu instrumen hanya karena harga emas sedang mengalami kenaikan.
Memilih ETF Emas
Tahap berikutnya adalah menentukan ETF emas yang ingin dikoleksi. Investor sebaiknya tidak hanya melihat harga per unit, tetapi juga memeriksa informasi mengenai manajer investasi, aset dasar, biaya pengelolaan, likuiditas, serta dokumen produk.
Hal ini penting karena setiap ETF dapat memiliki karakteristik dan biaya yang berbeda.
Mencari Kode ETF di Aplikasi Sekuritas
Setelah menentukan produk, cari kode ETF emas tersebut melalui aplikasi trading sekuritas. Pastikan produk yang dipilih memang ETF emas yang tercatat secara resmi di BEI.
Jangan hanya mengandalkan nama atau kata kunci "emas". Periksa kode dan informasi produk agar tidak salah memilih instrumen.
Menentukan Jumlah Unit
Tentukan berapa unit ETF yang ingin dibeli berdasarkan dana yang tersedia. Nilai transaksi secara sederhana dapat dihitung dengan mengalikan harga ETF dengan jumlah unit yang dibeli.
Sebagai contoh, jika harga ETF Rp1.000 per unit dan investor membeli 100 unit, nilai pembelian sebelum biaya transaksi adalah Rp100.000.
Memasukkan Order Beli
Masukkan jumlah unit dan harga yang diinginkan pada aplikasi sekuritas, kemudian kirim order pembelian.
Karena ETF diperdagangkan di bursa, investor perlu memperhatikan harga bid dan offer yang tersedia. Order tidak otomatis berhasil hanya karena sudah dimasukkan ke aplikasi.
Memastikan Order Berhasil
Setelah order dikirim, periksa status transaksi. Jika order berhasil match dengan pihak yang menjual pada harga yang sesuai, unit ETF emas akan masuk ke portofolio.
Selanjutnya, investor dapat memantau perkembangan nilai investasi melalui aplikasi sekuritas.
Mengoleksi Secara Berkala
Investor yang ingin membangun kepemilikan ETF emas dalam jangka panjang dapat mempertimbangkan pembelian secara berkala. Dengan cara ini, pembelian dilakukan berdasarkan jadwal dan anggaran yang telah ditentukan, bukan semata-mata karena pergerakan harga dalam satu hari.
Namun, pembelian berkala tetap bukan jaminan keuntungan. Harga ETF emas dapat mengalami kenaikan maupun penurunan sesuai kondisi pasar.
Advertisement
Bagaimana Cara Menjual ETF Emas?
Setelah mengetahui cara membeli, investor juga perlu memahami bagaimana unit ETF emas dapat dicairkan. Mekanismenya pada dasarnya mirip dengan menjual saham karena transaksi dilakukan melalui sistem perdagangan bursa.
Berikut langkah-langkah cara menjual ETF emas:
- Buka aplikasi sekuritas yang digunakan untuk bertransaksi.
- Masuk ke bagian portofolio untuk melihat ETF emas yang dimiliki.
- Pilih ETF emas yang ingin dijual.
- Klik menu jual atau sell pada produk tersebut.
- Tentukan jumlah unit yang ingin dijual.
- Masukkan harga jual sesuai kondisi pasar atau harga yang diinginkan.
- Kirim order penjualan melalui aplikasi.
- Tunggu hingga order match dengan pembeli di pasar.
- Periksa status transaksi setelah order berhasil.
- Dana hasil penjualan akan diproses sesuai mekanisme penyelesaian transaksi pasar modal.
Investor sebaiknya memperhatikan harga bid, offer, dan likuiditas ETF sebelum menjual. Selisih antara harga beli dan harga jual juga dapat memengaruhi hasil transaksi.
Keuntungan Koleksi ETF Emas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5358356/original/020306400_1758603311-Depositphotos_621000868_L__1_.jpg)
ETF emas menawarkan sejumlah keuntungan bagi investor yang ingin mendapatkan eksposur terhadap harga emas melalui pasar modal. Namun, keunggulan tersebut tetap perlu dilihat bersama dengan karakteristik dan risiko produknya.
- Tidak Perlu Menyimpan Emas FisikSalah satu keuntungan utama ETF emas adalah investor tidak perlu menyimpan emas batangan secara langsung. Aset fisik yang menjadi underlying dikelola melalui mekanisme kustodian sehingga investor tidak perlu memikirkan tempat penyimpanan pribadi dan keamanan emas.
- Transaksi Dilakukan di BursaETF emas dapat dibeli dan dijual melalui mekanisme perdagangan di BEI selama jam bursa. Karakteristik ini membuat proses transaksi terasa lebih praktis bagi investor yang sudah terbiasa menggunakan aplikasi sekuritas.
- Mendapatkan Eksposur terhadap Harga EmasInvestor dapat memperoleh eksposur terhadap pergerakan harga emas tanpa harus membeli emas fisik. Nilai ETF emas dirancang mengikuti harga emas atau aset berbasis emas sesuai struktur produk yang digunakan.
- Dapat Menjadi Bagian dari Diversifikasi PortofolioETF emas dapat digunakan sebagai salah satu aset dalam portofolio investasi. Dengan memiliki beberapa jenis aset, investor dapat menyebarkan eksposur investasinya sesuai dengan tujuan dan toleransi risiko masing-masing.
- Lebih Praktis untuk DikoleksiKepemilikan ETF tercatat secara elektronik dalam portofolio sekuritas. Investor tidak perlu membawa, menyimpan, atau mengamankan emas batangan secara fisik di rumah.
Advertisement
Risiko Koleksi ETF Emas yang Perlu Dipahami
Meski menawarkan kemudahan, koleksi ETF emas tetap memiliki risiko. Investor tidak sebaiknya menganggap ETF emas sebagai instrumen yang selalu menghasilkan keuntungan karena nilainya dapat bergerak mengikuti kondisi pasar.
Berikut beberapa risiko yang perlu diperhatikan:
- Harga emas dapat turun. Nilai ETF emas dapat ikut tertekan ketika harga emas mengalami penurunan.
- Harga ETF dapat berfluktuasi. Karena diperdagangkan di bursa, harga ETF dapat berubah selama jam perdagangan.
- Ada risiko pasar. Sentimen pasar dan kondisi ekonomi dapat memengaruhi harga instrumen yang diperdagangkan di bursa.
- Ada biaya pengelolaan. Management fee dapat mengurangi hasil investasi, terutama jika investasi dilakukan dalam jangka panjang.
- Ada spread harga beli dan jual. Perbedaan harga bid dan offer dapat memengaruhi hasil ketika investor melakukan transaksi.
- Likuiditas dapat menjadi pertimbangan. Investor perlu memperhatikan aktivitas perdagangan ETF agar dapat memahami kemudahan melakukan transaksi pada harga yang diinginkan.
- Kinerja tidak selalu identik dengan harga emas. Biaya pengelolaan, mekanisme ETF, dan kondisi perdagangan dapat membuat pergerakannya tidak persis sama dengan harga emas.
- Risiko pengelolaan tetap ada. Struktur dan pengelolaan produk oleh manajer investasi perlu dipahami melalui informasi resmi produk.
Tips Koleksi ETF Emas untuk Pemula
Sebelum mulai mengumpulkan unit ETF emas, ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan agar keputusan investasi tidak hanya didasarkan pada tren harga emas. Berikut tips yang dapat dipertimbangkan:
- Pahami cara kerja ETF emas sebelum melakukan pembelian.
- Gunakan perusahaan sekuritas yang resmi dan berizin OJK.
- Pelajari prospektus dan informasi produk sebelum membeli.
- Periksa aset dasar ETF untuk mengetahui apa yang sebenarnya menjadi underlying.
- Perhatikan management fee karena biaya dapat memengaruhi hasil investasi dalam jangka panjang.
- Cek likuiditas dan aktivitas perdagangan sebelum membeli atau menjual.
- Jangan hanya melihat harga emas ketika mengevaluasi kinerja ETF.
- Tentukan tujuan investasi sebelum menentukan jumlah dana yang akan digunakan.
- Pertimbangkan pembelian secara berkala jika strategi tersebut sesuai dengan kondisi dan tujuan finansial.
- Hindari menggunakan dana kebutuhan sehari-hari untuk investasi yang memiliki risiko fluktuasi.
- Diversifikasikan portofolio dan jangan menempatkan seluruh dana pada satu instrumen.
- Evaluasi investasi secara berkala dan sesuaikan dengan perubahan tujuan serta kondisi keuangan.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Koleksi ETF Emas
1. Bagaimana cara membeli ETF emas?
ETF emas dapat dibeli melalui perusahaan sekuritas dengan memiliki rekening efek dan RDN. Setelah itu, investor dapat mencari kode ETF di aplikasi trading dan memasukkan order pembelian.
2. Apakah ETF emas sama dengan emas fisik?
Tidak. ETF emas merupakan unit investasi yang diperdagangkan di bursa, sedangkan emas fisik merupakan kepemilikan langsung atas logam mulia.
3. Apakah ETF emas bisa dijual?
Bisa. ETF emas dapat dijual melalui aplikasi sekuritas dengan memasukkan order jual selama jam perdagangan bursa.
4. Apakah koleksi ETF emas menguntungkan?
Potensi keuntungan berasal dari kenaikan nilai ETF, tetapi tidak ada jaminan keuntungan. Harga ETF dapat naik maupun turun mengikuti kondisi pasar dan aset dasarnya.
5. Apa risiko koleksi ETF emas?
Risikonya antara lain penurunan harga emas, fluktuasi harga ETF, biaya pengelolaan, spread harga beli-jual, risiko likuiditas, dan faktor pasar lainnya.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6210955/original/079363800_1779089133-cek_fakta_BLT_umkm.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295706/original/066644800_1783939615-cek_fakta_-_prasetyo_hadi_umumkan_dana_pensiunan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317894/original/043579200_1786076765-Screenshot_2026-08-07_110222.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318485/original/050923200_1786098399-Cek_fakta_-_blt_umkm_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320138/original/035658500_1786337185-66066148-f0cc-4620-8810-c57036416f02.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320022/original/045169400_1786332307-IMG_6358.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9319976/original/022441200_1786330468-IMG_6352.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9319960/original/028305400_1786329208-IMG_6354.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4477896/original/072602400_1687478218-Miliarder_atau_Orang_Terkaya_Dunia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4822442/original/096602100_1714908432-fotor-ai-20240505174744.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490104/original/053721500_1769996978-Untitled.jpg)