Banyak Masyarakat Mulai Konsumsi Pertamax Usai Harga BBM Naik

Dengan peralihan konsumsi dari BBM subsidi ke non subsidi tersebut akan mengurangi konsumsi BBM bersubsidi.

Diterbitkan 01 Desember 2014, 18:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Badan Pengatur Kegiatan Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mencatat 6 persen dari pengguna BBM bersubsidi mulai berpindah menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi pasca kenaikan harga BBM.

Kepala BPH Migas Andy Noorsaman Sommeng mengatakan, dengan peralihan konsumsi dari  BBM subsidi ke non subsidi  tersebut akan mengurangi konsumsi BBM bersubsidi.

"Kemarin ada 4-6 persen pindah ke pertamax," kata Andy, di Jakarta, Senin (1/12/2014).

Dengan begitu, Andi memprediksi kemungkinan kelebihan kuota konsumsi BBM bersubsidi hanya sebesar 1 juta kiloliter (kl) di tahun ini.

"Jadi kalau hitungan kasar aja bisa satu juta. 4-6 persen. Ada pembelian ke pertamax berarti premium nggak dong. A naik b nya turun," tutur dia.

Menurut Andy, dari jenis BBM bersubsidi yang konsumsinya akan melebihi kuota adalah solar. "1 juta itu berapa solar, lebih banyak di solar. Ya mungkin 5,5 solar, 4,5 premium terhadap kuota volumenya yang kelebihan," tutup dia. (Pew/Nrm)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6