Liputan6.com, Jakarta - Artificial Intelligence (AI) diproyeksikan berkontribusi hingga USD 366 miliar atau sekitar Rp 6.474 triliun terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada 2030.
Executive Director Southeast Asia Public Policy Institute (SEAPPI), Ed Rattcliffe, mengatakan potensi kontribusi itu bergantung pada penggunaan AI yang lebih kompleks dan maju di berbagai sektor.
“AI dapat memberikan kontribusi USD 366 miliar terhadap PDB Indonesia pada 2030, tetapi ini akan bergantung pada penggunaan AI yang lebih kompleks dan maju,” ujar Ed dalam acara peluncuran laporan Closing the AI Capability Gap in Indonesia yang digelar OpenAI di Jakarta, Kamis (3/9/2026).
Advertisement
Laporan tersebut menunjukkan penggunaan AI di Indonesia sudah cukup luas. Lebih dari 90% pekerja yang mengandalkan pengetahuan dan informasi telah menggunakan generative AI.
Sementara itu, lebih dari 80% masyarakat Indonesia menilai AI memberikan manfaat lebih besar dibandingkan dampak negatifnya.
Meski penggunaan AI di Indonesia sudah tinggi, cara pemanfaatannya masih belum merata. Hanya Lima persen dari pengguna AI yang intens memanfaatkan teknologi itu untuk pekerjaan yang membutuhkan proses berpikir lebih kompleks, bahkan 11 kali lebih banyak dibandingkan pengguna pada umumnya.
Penggunaan AI di Indonesia juga tergolong tinggi dibandingkan negara lain. Indonesia masuk 15 besar dunia dalam penggunaan AI untuk mengerjakan tugas yang membutuhkan proses berpikir lebih mendalam. Indonesia juga berada di lima besar dunia sebagai penggunaan Codex dan analisis data terbanyak.
Ed menilai kondisi ini menunjukkan masih adanya kesenjangan antara kemampuan teknologi AI dengan cara masyarakat memanfaatkannya. Sebagian penggunaan masih terbatas pada tugas umum atau pekerjaan yang relatif sederhana.
Pemanfaatan AI untuk Bisnis
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/9339956/original/015164200_1788436739-IMG_20260903_111002_1.jpg)
Kesenjangan juga terlihat pada sektor bisnis. Lebih dari seperempat perusahaan di Indonesia telah menggunakan AI, tetapi hanya 11% yang memakainya untuk penggunaan tingkat menengah dan 10% yang sudah menggunakannya untuk mengubah cara mereka bekerja.
Padahal, perusahaan yang telah menggunakan AI mulai merasakan dampaknya. Sebanyak 59% bisnis melaporkan peningkatan pendapatan dengan rata-rata 16%, sementara 64% mengaku memperoleh penghematan biaya rata-rata 29%.
Menurut laporan, ada empat hambatan utama yang perlu diatasi untuk meningkatkan penggunaan AI, yakni fondasi digital, keterampilan dan talenta, kapasitas inovasi, serta kejelasan regulasi.
Head of Policy for ASEAN at OpenAI, Sandy Kunvatanagarn, mengatakan Indonesia sebenarnya sudah memiliki kelompok pengguna yang memanfaatkan AI pada tingkat lanjut. Tantangan berikutnya adalah memperluas kemampuan itu ke lebih banyak masyarakat dan perusahaan agar manfaat ekonominya semakin besar.
Artinya, realisasi potensi USD 366 miliar itu tidak hanya bergantung pada jumlah pengguna AI. Indonesia juga perlu mendorong penggunaan teknologi untuk pekerjaan yang lebih kompleks dan mampu meningkatkan produktivitas.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339837/original/071003300_1788430175-alat_pertanian_-cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9336533/original/011425200_1788164909-cek_fakta_pppk_kemenag.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302055/original/028598000_1784530995-Presiden_ke-7_Jokowi_kumpulkan_teman_kuliah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339680/original/094165700_1788424535-cek_fakta_teddy.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/9339955/original/053240000_1788436738-IMG_20260903_110952_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3563668/original/031403700_1630992508-gigi-PDHwGhByXOM-unsplash_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339760/original/077108100_1788427650-20260903_143530.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320643/original/057037700_1786360572-galaxy-s26-ultra-15.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339724/original/041285500_1788426331-IMG20260903133356.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740148/original/096906100_1707635467-photo_2024-02-11_14-06-25.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4605444/original/036809800_1696926870-IMG_1003.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5357631/original/053261500_1758535114-WhatsApp_Image_2025-09-22_at_16.56.23_2333090f.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5401010/original/034236800_1762154457-Bocoran_warna_iPhone_18_Pro_01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339164/original/021377000_1788403291-Twitter.webp)