Viral Pecat 900 Karyawan via Zoom, Sang CEO Kini Gigit Jari

Pemecatan karyawan di Zoom menjadi momen ikonik Vishal Garg. Kini, dirinya kembali viral karena ingin kembali menjadi CEO.

Diterbitkan 18 Agustus 2026, 12:31 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Vishal Garg sempat viral karena memecat 900 karyawan melalui Zoom pada 2021. Ia kemudian dipecat dari jabatan Chief Executive Officer (CEO) pada 3 Agustus 2026.

Pendiri platform fintech Better Home & Finance (Better.com) ini kembali menjadi sorotan karena berjuang merebut kembali jabatannya.

Dilaporkan CNN Business, Selasa (18/8/2026), Garg menuding penggantinya, Daniel Lewis, memanipulasi dirinya dan dewan direksi. Lewis sendiri masuk sebagai anggota dewan pada 27 Juli 2026 usai memuji strategi Better di unggahan X.

“Ia memanfaatkan momen tersebut untuk masuk serta mendapatkan kepercayaan perusahaan,” kata eks CEO Better Home & Finance itu.

Dipecat Saat di Ambang Kesuksesan

Pemecatan ini terjadi tepat saat Better berada di masa pemulihan. Awalnya, suku bunga perusahaan melonjak hingga 7% pada era pandemi, nilai pasarnya merosot tajam dari USD 8 miliar (Rp 142,6 kuadriliun) menjadi USD 300 juta (Rp 5,3 kuadriliun).

Tidak hanya itu, pendapatan tahunan pun ikut turun pada 2021 dari USD 5 miliar menjadi USD 70 juta pada 2023.

Begitu di bawah kepemimpinan Garg, Better kembali bangkit dengan memanfaatkan model kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Biasanya, tugas tersebut dapat terselesaikan beberapa hari dan butuh puluhan orang.

Namun, proses ini berhasil mempercepat kinerja, hingga menarik perhatian Intuit, Coinbase, dan OpenAI untuk menjalin kemitraan dengan Better tahun ini.

Dukungan dari Luar

Harga saham perusahaan kemudian turun 45% sejak Lewis mengambil alih posisi CEO dan turun lebih dari 16% tahun ini sebelum pengumuman mundurnya Garg. Sepekan setelah Garg mundur dari jabatan CEO, ia mengaku dihubungi banyak investor untuk kembali menjabat.

Garg telah menunjuk pengacara ternama Alex Spiro, untuk mewakilinya dan ia sudah mengirimkan surat tuntutan kembali ke posisi CEO kepada dewan direksi. Bahkan, ia bersedia bekerja dengan gaji hanya USD 1 (Rp 17.845) per tahun sampai perusahaan mencetak kembali laba.

Terkait hal ini Better dan Lewis belum memberikan tanggapan mengenai gugatan Garg.