Bukan Sekadar Jago Potong Rambut, Lie Kuang Ungkap Kunci Jadi Hairdresser Profesional

Buku The Nine Cuts lahir dari pengalaman 30 tahun Lie Kuang dan disusun selama satu dekade untuk siswa SMK jurusan tata rambut.

Diterbitkan 03 Oktober 2026, 10:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Tangerang - Tiga dekade berkecimpung sebagai hairdresser membuat Lie Kuang melihat perubahan besar dalam industri tata rambut. Tren terus berganti, teknologi berkembang, dan kebutuhan konsumen ikut berubah seiring waktu.

Pengalaman tersebut mendorongnya menuangkan pengetahuan yang ia miliki ke dalam sebuah buku. Selama 10 tahun, ia menyusun The Nine Cuts yang ditujukan bagi siswa SMK jurusan Tata Rambut hingga salon-salon kecil di berbagai wilayah Indonesia.

"Di Cosmo Beauty Indonesia hari ini, saya memperkenalkan buku The Nine Cuts. Buku ini bukan untuk tujuan komersial, tetapi saya dedikasikan untuk teman-teman SMK supaya mereka bisa mempelajari sistem yang baik," katanya saat jumpa pers di Tangerang, Kamis, 1 Oktober 2026.

Lie tidak langsung membawa pembaca ke pembahasan teknik memotong rambut. Ia membuka buku dengan materi mengenai attitude sebagai bekal bagi seseorang yang ingin menekuni profesi hairdresser.

"Bagi saya, keahlian tanpa attitude tidak akan berkembang. Jadi saya meletakkan dan membahas attitude sebagai nomor satu, pembukaan," ungkapnya.

Pembahasan teknik kemudian terbagi berdasarkan panjang rambut. Lie mengelompokkan materi menjadi rambut panjang, medium, dan pendek, kemudian melengkapinya dengan gambar untuk memudahkan pembaca mengikuti penjelasan.

Perkembangan tren turut menjadi pertimbangan Lie saat menyusun materi The Nine Cuts. Ia memilih pendekatan yang sederhana agar teknik yang dibahas tetap mudah diterapkan oleh pembaca. "Kekinian, mudah, saya lebih ke Korean style. Mengikuti perkembangan," ujarnya.

Ia menyusun materi tersebut berdasarkan perjalanan profesionalnya yang telah berlangsung selama 30 tahun. Selama periode itu, ia mengikuti perubahan tren, permintaan pelanggan, serta perkembangan teknologi dalam dunia tata rambut.

 

Fundamental Cutting

Ada satu bagian yang menurutnya tetap perlu dipahami meski tren terus berubah, yaitu fundamental cutting. Pengetahuan mengenai dasar pemotongan rambut menjadi salah satu hal yang ingin ia teruskan pada generasi berikutnya.

Selama berkiprah di industri tata rambut, Lie memikirkan cara untuk meneruskan pengetahuan yang ia miliki pada generasi berikutnya. Gagasan tersebut muncul dari pengamatannya terhadap kebutuhan pendidikan di lingkungan salon.

"Kurangnya pendidikan edukasi yang tepat yang sesuai dengan ekspektasi kita di dalam salon. Dalam hal ini saya telah berpikir bertahun-tahun bagaimana cara untuk membantu industri ini supaya industri ini bisa berkembang dan mempunyai basic fundamental yang cukup baik untuk generasi-generasi berikutnya," katanya.

 

Didistribusikan ke Puluhan SMK

The Nine Cuts kemudian disiapkan untuk didistribusikan pada puluhan SMK di berbagai wilayah Indonesia. Di Cosmo Beauty Indonesia, Lie menyerahkan buku tersebut secara simbolis pada guru dari sejumlah sekolah yang hadir.

"Saya berharap generasi muda dalam teman-teman SMK bisa mempelajari sistem yang baik sehingga mereka mempunyai masa depan yang lebih baik dan mereka mempunyai profesi yang lebih bisa mereka banggakan karena mereka tahu bahwa profesi hairdresser adalah profesi yang sangat indah," tuturnya.

General Manager L'Oreal PPD Indonesia, Freddie Banks, mengatakan buku tersebut menjadi bagian dari kerja sama L'Oréal PPD dan Lie Kuang dalam mendukung pendidikan tata rambut. Kolaborasi itu terhubung dengan program L'Oréal Hairducation yang menyasar pengajar dan siswa SMK jurusan Tata Rambut.

 

Hairducation

"Karena itulah kami membangun Hairducation, bekerja sama erat dengan SMK di seluruh Indonesia untuk mengembangkan potensi menjadi karier yang berkelanjutan dan menjanjikan," ujar Freddie.

L'Oréal menjalankan program Hairducation sejak 2017 untuk mendukung pembelajaran tata rambut di SMK. Hingga 2026, program ini telah menjangkau 46 SMK mitra, 103 guru, 3.700 siswa, dan 4.500 lulusan.

L'Oréal PPD juga terlibat dalam pengembangan kurikulum dan pembelajaran praktik. Materinya mencakup teknik tata rambut, product knowledge, tren haircut, serta standar layanan konsumen.

Data L'Oréal Indonesia mencatat lebih dari 98 ribu hairdresser telah terhubung melalui aplikasi L'Oréal ACCESS pada 2026. Industri tata rambut Indonesia saat ini menopang lebih dari 300.000 orang, sementara sekitar 100.000 salon berkembang menjadi usaha kecantikan di berbagai wilayah.