Dalam segala hal, termasuk di dunia teknologi pasti selalu ada sisi negatifnya. Salah satu yang kini masih menjadi kontroversial adalah digunakannya printer 3D untuk membuat senjata api. Sebuah kelompok bernama Defense Distributed berhasil merakit senjata api pertama yang sepenuhnya dibuat dari printer 3D. Mengutip laman Forbes, Selasa (7/1/2014), menurut pemimpin Defense Distributed Cody Wilson, perangkat ini bisa menjadi lahan bisnis baru.
"Anda dapat mencetak perangkat mematikan. Ini memang agak menakutkan, tapi itulah tujuan kami," ujar pria lulusan University of Texas ini. Untuk menciptakan senjata api dari printer 3D, Defense Distributed telah menghabiskan waktu bertahun-tahun dan beberapa kali melakukan percobaan agar dapat berfungsi dengan baik. Mereka bekerja dengan mencetak lapisan demi lapisan plastik jenis ABS, dan mengubahnya menjadi material yang padat.
Biaya yang diperlukan untuk membuat sebuah pistol dari printer 3D itu adalah US$ 8. 000 atau sekitar Rp 97 juta. Industri Manufaktur Masa DepanDilaporkan BBC, mereka sukses melakukan uji coba tembakan pertamanya pada Mei 2013 di Austin, Texas, Amerika Serikat. "Akan ada banyak orang yang berharap agar proses yang kami terapkan tidak berhasil.
Advertisement
Tapi, dunia percetakan 3D sudah menjadi industri manufaktur di masa depan. Tentu saja teknologi terbaru ini tak terlepas dari yang namanya risiko dan manfaat," tandas Wilson. Merancang desain senjata api dan bisa dimiliki oleh banyak orang, tambah Wilson, adalah sebuah bentuk kebebasan. Menurutnya, teknologi telah membuat semua orang bisa memiliki apa saja yang mereka inginkan.
Tak hanya menciptakan senjata api, Defense Distributed dengan percaya diri juga membuat digital blueprint yang disebut Wiki Weapon. Bahayanya, rancangan itu dengan mudahnya bisa diunggah ke web dan dapat diunduh siapa saja. Jika hal itu terjadi, semua orang di dunia dapat menciptakan senjata api dengan mudah, hanya bermodalkan komputer dan printer 3D. Pistol 3D LegalBebeda dengan Defense Distributed, sebuah perusahaan bernama Solid Concepts mengklaim telah membuat sebuah pistol dari printer 3D secara legal karena telah mengantongi izin pembuatan senjata api federal.
Salah satu senjata api yang berhasil mereka ciptakan dijuluki Liberator, merupakan hasil adopsi dari jenis pistol semi otomatis 1911. VP of Marketing Solid Concepts, Scott McGowan mengatakan, pistol itu dibuat menggunakan teknologi laser sintering yang mampu mengubah serbuk besi menjadi padat. Dilaporkan Techrunch, sejauh ini mereka sudah mencoba menembakkan sekitar 50 butir peluru. Mcgowan berharap, teknologi ini bisa membantu pembuat senjata untuk merancang spare part yang sulit dibuat.
Teknologi ini hanya akan diberikan kepada pelanggan yang berkualifikasi khusus dan memiliki sertifikasi manufaktur senjata. Timbulkan KekhawatiranMeskipun pembuatan senjata api dari printer 3D telah mengantongi izin dari pihak setempat, badan legislatif Amerika Serikat yang merancang Undang-Undang mengenai senjata api, alkohol, dan tembakau 'US Bureau of Alcohol, Tobacco, Firearms and Explosives (ATF)', menyatakan keprihatinannya terhadap teknologi pencetakan senjata api tersebut. Bahkan kekhawatiran itu telah menyebar luas ke Eropa. Victoria Baines dari Europol Cybercrime Centre menegaskan, lembaga penegak hukum di Eropa kini terus memantau perkembangan teknologi pencetakan senjata api.
"Orang tak bertanggung jawab akan lebih mudah mendapatkan senjata api. Itu adalah pengaruh dari sebuah teknologi baru yang membuat apapun menjadi lebih mudah dan murah," tukas Baines. Sementara itu Leah Gunn Barrett dari New Yorkers Against Gun Violence menuturkan, jika senjata api tersebut jatuh ke tangan orang yang tidak bertanggung jawab, tentu itu sangat berbahaya. "Jika seseorang yang memiliki kerusakan mental atau anak-anak di bawah umur memiliki senjata api, tentu berpotensi membunuh banyak orang," pungkas Barrett.
Untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan, lembaga penegak hukum di seluruh dunia telah menugaskan sekelompok tim untuk mengawasi jenis-jenis cybercrime dan perluasan teknologi printer 3D.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310889/original/017316800_1785380146-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-30T095434.257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312077/original/024885800_1785478974-indomaret.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316854/original/006178900_1785992062-Screenshot_2026-08-06_113022.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316905/original/064384100_1785995980-cek_fakta_luhut.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/537604/original/printer-140107b.jpg)