Top 3 Tekno: Google Perkenalkan Gemini Intelligence hingga Foxconn Jadi Korban Serangan Siber

Artikel tentang Google memperkenalkan Gemini Intelligence dan memamerkan sejumlah fitur baru AI tersebut dalam ajang tahunan mereka Google I/O 2026.

Diterbitkan 14 Mei 2026, 11:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Artikel tentang Google memperkenalkan Gemini Intelligence dan memamerkan sejumlah fitur baru AI tersebut dalam ajang tahunan mereka Google I/O 2026, mencuri perhatian pembaca kanal Tekno Liputan6.com, Rabu (13/5/2026).

Tak hanya itu, berita soal Komdigi dorong penggunaan AI untuk bikin satelit lebih murah dan cepat hingga Foxconn jadi korban serangan siber juga banyak dicari kemarin.

Lebih lengkapnya bisa cek di bawah ini.

1. Google Siapkan Gemini Intelligence, Android Makin Mirip Asisten Pribadi?

Google Siapkan Gemini Intelligence, OS Android Makin Mirip Asisten Pribadi? (Doc: Google)

Google resmi memperkenalkan Gemini Intelligence, beragam fitur kecerdasan buatan (AI) baru yang akan tersedia di sejumlah perangkat Android mulai dari tahun ini. 

Diungkap dalam acara Google I/O 2026 di Mountain View, California, Amerika Serikat, raksasa mesin pencari tersebut menyiapkan fitur ini agar Gemini bekerja lebih proaktif, termasuk menjalankan tugas yang biasanya memakan waktu pengguna. 

Perusahaan menjelaskan, Gemini Intelligence ini akan lebih dulu tersedia untuk HP Galaxy S26 series dan lini Pixel 10 dengan jadwal peluncuran pada musim panas tahun ini, sebagaimana dikutip dari blog Google, Rabu (13/5/2026).

Baca Selengkapnya di Sini

 

2. Komdigi Dorong Penggunaan AI untuk Bikin Satelit Lebih Murah dan Cepat

Sekjen Komdigi, Ismail, di ajang Asia Pacific Satellite International Conference (APSAT 2026), Selasa (12/5/2026) di Jakarta. Liputan6.com/Iskandar

Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Ismail, menegaskan bahwa teknologi satelit bukan lagi sekadar pilihan, melainkan keharusan bagi Indonesia untuk menjaga konektivitas dan kedaulatan nasional.

Hal tersebut disampaikannya Ismail dalam ajang Asia Pacific Satellite International Conference (APSAT 2026) yang dilegar 12-13 Mei 2026 di Jakarta.

Ia menyoroti posisi geografis Indonesia sebagai negara yang berada di kawasan Ring of Fire. Menurutnya, kerentanan terhadap bencana alam seperti letusan gunung berapi, kebakaran hutan, hingga tsunami menuntut adanya infrastruktur komunikasi yang tangguh dan aman.

Baca Selengkapnya di Sini

 

3. Foxconn Diserang Ransomware, Data Apple dan Nvidia Diklaim Ikut Bocor

Ilustrasi Ransomware WannaCrypt atau yang juga disebut Wannacry (AFP PHOTO / DAMIEN MEYER)

Foxconn mengonfirmasi telah menjadi korban serangan siber. Akibatnya, sejumlah pabrik mereka di Amerika Utara terkena dampaknya.

Kabar ini langsung mencuri perhatian, karena Foxconn merupakan salah satu pemasok penting untuk banyak perusahaan teknologi besar, termasuk Apple dan Nvidia. 

Serangan siber ini mencuat di internet setelah kelompok spesialis ransomware, Nitrogen, memasukkan nama Foxconn ke situs kebocoran data mereka.

Baca Selengkapnya di Sini