Telkom Pamerkan OCA Berbasis AI di DTI-CX 2026, Dorong Interaksi Pelanggan Lebih Efisien

Telkom menghadirkan OCA berbasis AI di DTI-CX 2026 untuk membantu perusahaan mengelola interaksi pelanggan secara terintegrasi dan efisien.

Diterbitkan 13 Agustus 2026, 11:04 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) kembali memperlihatkan kapabilitas digitalnya melalui keikutsertaan dalam Digital Transformation Indonesia Conference & Expo (DTI-CX) 2026 yang digelar di Jakarta beberapa waktu lalu. Dalam ajang tersebut, Telkom menghadirkan tiga zona tematik, yakni Digital Transformation Zone, AI Zone, dan Cyber Security Zone, yang menampilkan beragam kapabilitas serta solusi digital untuk menjawab kebutuhan transformasi industri yang terus berkembang.

Ketiga zona tersebut mencerminkan kemampuan Telkom dalam menyediakan solusi digital secara menyeluruh. Salah satu area yang mendapat perhatian adalah AI Zone melalui pengenalan AIcosystem, ekosistem kecerdasan buatan TelkomGroup yang mengintegrasikan beragam kapabilitas dan solusi berbasis AI.

Salah satu bagian dari AIcosystem adalah lapisan AI Solutions & Applications. Di dalamnya terdapat inisiatif Telkom AI Center of Excellence (AI CoE) melalui pilar AI Hub yang berfungsi sebagai pusat penyedia solusi kecerdasan buatan yang telah teruji dan dikembangkan untuk menjawab kebutuhan berbagai sektor industri.

Sejumlah solusi yang diperkenalkan dalam area tersebut meliputi Omni Communication Assistant (OCA), PrivateGPT, DIP (Decision Intelligence Platform), dan AI CCTV Analytics.

Dari berbagai solusi yang ditampilkan, OCA menjadi salah satu produk yang mendapat sorotan Telkom. Platform tersebut memanfaatkan kapabilitas kecerdasan buatan untuk membantu perusahaan mengelola interaksi pelanggan secara lebih terintegrasi, efisien, dan responsif.

Saat berkunjung ke ajang tersebut, Direktur IT Digital Telkom Faizal Rochmad Djoemadi menegaskan bahwa DTI-CX menjadi momentum strategis bagi perusahaan untuk menunjukkan kesiapan teknologi masa depan.

Ia memaparkan bahwa pemanfaatan kecerdasan buatan saat ini tidak lagi sekadar menjadi tren teknologi. AI telah menjadi fondasi kritikal bagi setiap industri untuk meningkatkan efisiensi operasional, mempercepat pertumbuhan bisnis, sekaligus menciptakan pengalaman digital yang lebih responsif dan berpusat pada pelanggan.

OCA Dukung Pengelolaan Interaksi Pelanggan Berbasis AI

Kebutuhan tersebut dijawab OCA melalui berbagai kapabilitas yang dirancang untuk mendukung pengelolaan interaksi pelanggan secara menyeluruh. Salah satunya melalui OCA Interaction yang mengintegrasikan berbagai saluran komunikasi pelanggan dalam satu dasbor terpadu dan dilengkapi sistem tiket. Kapabilitas ini memungkinkan perusahaan mengelola interaksi dan proses penyelesaian permasalahan pelanggan secara lebih terstruktur dengan dukungan fitur berbasis AI, seperti AI Reply, AI Translate, AI Enhance, dan AI Summary.

Selain pengelolaan interaksi, OCA menghadirkan kapabilitas OCA Automated Interaction yang memadukan teknologi Generative AI dan Agentic AI. Kapabilitas ini memungkinkan asisten virtual menjalankan proses secara mandiri serta mengambil tindakan sesuai alur dan kebutuhan operasional masing-masing perusahaan.

Untuk mendukung penyampaian informasi secara luas, OCA juga dilengkapi dengan fitur OCA Blast yang memungkinkan perusahaan mengirimkan pesan secara massal kepada jutaan pelanggan secara instan dengan format konten yang dapat dipersonalisasi. Seluruh kapabilitas tersebut dapat diintegrasikan ke dalam sistem operasional pelanggan melalui OCA API, sehingga memungkinkan perusahaan menyesuaikan pemanfaatan solusi dengan kebutuhan bisnisnya.

Melalui partisipasi di DTI-CX 2026, Telkom terus memperkuat perannya dalam menghadirkan kapabilitas digital yang dapat mendukung perusahaan di berbagai sektor dalam meningkatkan produktivitas, efisiensi operasional, dan kualitas pengalaman pelanggan. Upaya ini sejalan dengan transformasi Telkom untuk membangun ekosistem digital yang adaptif serta mampu menjawab kebutuhan industri dan perkembangan teknologi di masa depan.