Sukses

PM Modi Sebut Jaringan 6G Bakal Hadir di India pada 2030

Liputan6.com, Jakarta - Pedana Menteri India PM Narendra Modi mengungkap waktu peluncuran jaringan 6G di India. Kini, India menjalankan jaringan 3G dan 4G untuk menopang kebutuhan telekomunikasi warganya.

Para pengguna internet di India kini disebut-sebut tengah menunggu kehadiran jaringan 5G di negaranya.

Meski sedang dalam masa menanti pengguliran jaringan 5G, pemerintah India tengah mempersiapkan peluncuran jaringan 6G.

Mengutip laman Gizchina, Rabu (18/5/2022), jaringan 6G bisa hadir di India pada akhir dekade ini. Dengan kata lain, jaringan 6G bakal digulirkan setidaknya 2030.

Pengumuman ini diungkap langsung oleh Perdana Menteri (PM) Narendra Modi. Ia juga menjelaskan ketersediaan 5G di India pada acara tersebut.

Menurut PM Modi, konektivitas 6G bisa mempercepat kemajuan di India pada abad ke-21. Ia juga mengatakan, layanan 6G bisa diluncurkan di India pada akhir dekade ini. Bahkan menurutnya, gugus tugas India tengah mengerjakannya.

Lebih lanjut, PM Modi juga mengatakan, peluncuran jaringan 5G akan meningkatkan perekonomian India.

"Peluncuran 5G akan menghasilkan INR 3492 crores ke India," katanya.

PM Modi juga mengkonfirmasi bahwa pemerintah India tengah mengembangkan jaringan 6G. Namun, masyarakat India harus menunggu setidaknya 8 tahun untuk peluncuran 6G.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Peluncuran 6G di India

Perusahaan-perusahaan teknologi di dunia kini tengah bersiap untuk menghadirkan layanan 6G yang menghasilkan internet lebih cepat.

Misalnya, Samsung yang baru merilis buku putih spektrum 6G bulan ini. Sementara, India baru akan melelang spektrum frekuensi untuk menggelar 5G pada awal Juni mendatang.

Jaringan tersebut nantinya akan menawarkan use case penggunaan berbagai perangkat yang lebih luas.

Lebih lanjut, PM Modi juga mengatakan, jejaring 5G akan membuat lebih banyak lapangan pekerjaan, seperti laporan 91mobiles.

Ia juga mengatakan, jaringan 5G akan membawa perubahan positif di negara tersebut.

Terlepas dari itu, PM Modi mengatakan, 5G akan menyediakan koneksi internet lebih cepat dan memfasilitasi bisnis secara lebih luas. Bulan lalu, Huawei mengungkap, sejumlah area akan mengalami kemajuan setelah 6G diluncurkan.

3 dari 4 halaman

Rilis Perangkat 5G

Sekadar informasi, saat ini pembesut smartphone telah merilis sejumlah perangkat yang siap terhubung ke 5G. Namun, perilisan komersil jaringan 5G di negara ini masih menunggu keputusan.

Sebelumnya, sejumlah operator telah menguji coba perilisan jaringan 5G. Hasilnya, koneksi internet lebih cepat dirasakan oleh pengujian. Sayangnya sampai saat ini, India ketinggalan dengan negara-negara lain dalam hal perilisan 5G komersil.

Terlepas dari itu, Korea Selatan akan meluncurkan prototipe komunikasi pada 2026. Peluncuran 5G dinilai bisa meningkatkan pertumbuhan di berbagai sektor, misalnya mendorong pendidikan, kesehatan, dan pertanian.

Kehadiran 5G juga menciptakan banyak lapangan pekerjaan. Ke depan, PM Modi juga meminta agar ponsel 5G tersedia untuk keluarga miskin di negaranya.

4 dari 4 halaman

Korea Selatan Luncurkan 6G di 2026

Korea Selatan telah mengkomersialkan layanan internet 5G sejak 2019. Tiga tahun setelah 5G mulai dikembangkan dan digelar di seluruh dunia, cakupan 5G di banyak kota tidaklah buruk, namun masih belum masif.

Namun, hal ini tidak menghentikan rencana Korea Selatan untuk kembali memimpin dengan teknologi 6G-nya.

Menurut beberapa laporan, seperti dikutip dari Gizchina, Kamis (28/4/2022), Korea Selatan akan mengambil langkah lebih cepat untuk meluncurkan prototip komunikasi 6G pada 2026.

Lebih lanjut, pemerintah Korea Selatan juga berencana mengkomersialisasikan jaringan 6G antara 2028-2030.

Sekadar informasi, karakteristik utama jaringan 6G adalah latensinya 0 atau koneksi internet tanpa jeda. Komersialisasi 6G global diperkirakan akan dilakukan tahun 2020-an akhir atau bahkan 2030, namun pemerintah Korea ingin melakukannya lebih ceat.

Saat ini belum ada informasi jelas mengenai rencana 6G Korea Selatan. Sebelumnya, Samsung sudah mengadakan tes 6G di Amerika Serikat akhir 2021.

Perusahaan menggunakan sistem prototip terahertz wireless 6G untuk mencapai transmisi data dalam jarak 15 meter. Berdasarkan laporan pengujian tingkat transmisi mencapai 6,2Gbps dengan frekuensi sistem komputer 140Hz dan bandwidth 2GHz.

Samsung dalam buku putih Next Generation Hyper-Connectivity Experience pada awal 2022 menyebut, penyelesaian dan komersialisasi paling awal dari jaringan 6G mungkin terjadi pada 2028 dan komersialisasi skala besar sekitar 2030.

(Tin/Isk)