Sukses

Top 3 Tekno: Senat Panggil Pendiri Twitter

Liputan6.com, Jakarta - Artikel yang melaporkan Senat di Amerika Serikat memanggil pendiri Twitter menjadi artikel terpopuler pada Jumat (17/10/2020).

Selain itu, dua artikel lainnya yang menyedot perhatian pembaca adalah artikel tentang Google yang akan mengalihkan pengguna Hangouts mulai tahun depan dan penyebab Twitter sempat tumbang. 

Selengkapnya simak Top 3 Tekno berikut ini.

1. Jack Dorsey Dipanggil Pengadilan Senat Usai Twitter Blokir Artikel Tentang Joe Biden

Komite Kehakiman Senat Amerika Serikat (AS) berencana akan memanggil CEO Twitter Jack Dorsey, setelah dia memblokir dua tautan artikel The New York Post tentang calon presiden Joe Biden.

Mengutip laman The Verge, Jumat (16/10/2020), Senator Republik meminta Dorsey untuk datang ke pengadilan pada Rabu, 23 Oktober 2020. Mereka menyebut Dorsey terlalu ikut campur dalam pemilu. Berita ini kali pertama dilaporkan The Wall Street Journal.

Artikel The New York Post yang diblokir Twitter berisi email dan foto yang diduga diperoleh dari laptop pribadi Hunter Biden, putra Joe Biden.

Selengkapnya baca di sini

2 dari 3 halaman

2. Google Akan Alihkan Pengguna Hangouts ke Chat Mulai Tahun Depan

Google akan mengalihkan pengguna dari Google Hangouts ke Google Chat mulai tahun depan.

Sebagai bagian dari perubahan tersebut, Chat, layanan perpesanan yang sebelumnya hanya tersedia untuk pelanggan berbayar Google Workspace (saat ini bernama G Suite), akan menjadi layanan gratis yang tersedia dalam Gmail dan aplikasi mandiri.

Mengutip laman The Verge, Jumat (16/10/2020), sebelum Hangouts dihilangkan, beberapa fiturnya akan mulai ditiadakan. Salah satunya dukungan Google Voice dari Hangouts awal tahun depan.

Transisi dari Hangouts ke Chat akan dimulai pada paruh pertama 2021, ketika Google menawarkan tools untuk memindahkan percakapan Hangouts, kontak, dan riwayat percakapan pengguna ke Chat secara otomatis.

Selengkapnya baca di sini

3 dari 3 halaman

3. Ini Penyebab Twitter Down

Layanan Twitter sempat down atau tidak bisa diakses oleh para pengguna. Hal ini disebabkan ada masalah pada sistem internal.

Dilansir Reuters, Jumat (16/10/2020), akun Twitter Support menjelaskan soal masalah tersebut.

 "Twitter down dialami oleh banyak pengguna, dan kami sedang berusaha memperbaikinya kembali untuk semua orang. Kami mengalami beberapa masalah dengan sistem internal, dan kami tidak memiliki bukti adanya pelanggaran keamanan atau peretasan," jelas akun Twitter Support di Twitter.

Selengkanya baca di sini